Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Seorang peserta mulai melakukan pemberkasan CPNS di Aula Adikarta, Gedung Kaca kompleks Pemkab Kulonprogo, Kamis (10/1/2019)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO--Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kulonprogo akan menggelar pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) bagi Calon Pegawai Nergri Sipil (CPNS) formasi umum tahun 2018. Total 141 CPNS yang akan ikuti Diklatsar tahun ini.
Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan BKPP, Raden Trusta Hendraswara, mengatakan pihaknya berencana akan menggelar Diklatsar pada CPNS di Kulonprogo itu pada Kamis (2/4/2019).
"Kurang lebih, selama 53 hari, peserta mengikuti Diklatsar di asrama BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kemendagri Regional Yogyakarta," katanya pada Senin (29/4/2019).
Selain itu, dalam Diklatsar itu juga ada latihan bela negara yang akan digelar di Depo Pendidikan Latihan dan Pertempuran Resimen Induk Kodam (Dodiklatpur Rindam) IV/Diponegoro Klaten.
Sebelum Diklatsar, pihak BKPP Kulonprogo terlebih dahulu memberikan sosialisasi pada peserta. Di tahun ini ada 141 peserta yang ikuti Diklatsar. Untuk tahun ini, merupakan angkatan ke-20 Diklatsar CPNS Kulonprogo.
"Saat ini kita tinggal menunggu surat resmi dari BPSDM, tapi kita juga sudah diberikan ancer-ancer waktu pelaksanaannya, rencana akan dilaksanakan pada 2 Mei mendatang," ujar Trusta.
Kepala Sub Bidang diklat BKPP Kuloprogo, Restoris Fatiha mengatakan Diklatsar dilakukan sebagai bagian dari masa percobaan. Ia menjelaskan aturan dari masa percobaan bagi CPNS dituangkan dalam UU No.5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
"Dalam aturannya, seorang diangkat menjadi CPNS itu wajib menjalani masa percobaan," jelas Restoris pada Senin. CPNS yang akan diangkat menjadi PNS harus memenuhi persyaratan lulus Diklatsar, sehat jasmani dan rohani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.