Lonjakan Penumpang KAI saat Long Weekend, Jogja Jadi Destinasi Favorit
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Buruh pekerja perempuan di DIY saat menggelar aksi peringatan May Day di Malioboro, Selasa (1/5/2018)./Harian Jogja-Bhekti Suryani
Harianjogja.com, JOGJA- Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY) akan menggelar aksi May Day pada Rabu (1/5/2019) besok. Aksi tersebut akan diikuti oleh ratusan orang dari berbagai serikat pekerja. Ada empat isu utama yang menjadi tuntutan mereka.
Ketua ABY Kirnadi mengatakan aksi May Day 2019 masih mengangkat masalah isu soal pengupahan dan kesejahteraan para buruh. Setidaknya ada empat hal yang menjadi perhatian buruh dan pekerja dalam aksi May Day tahun ini. "Ada sekitar 500 buruh yang ikut aksi. Berasal dari berbagai serikat," katanya, Selasa (30/4/2019).
Diakuinya, tidak semua buruh/pekerja bisa mengikuti aksi tersebut. Meskipun peringatan May Day ditetapkan sebagai hari libur nasional. "Sebagian yang bekerja di sektor layanan publik, tidak bisa ikut karena harus tetap bertugas. Jangan sampai layanan masyarakat ikut terganggu," katanya.
Selain mengkritisi masalah sistem pengupahan di wilayah DIY, mereka akan memperjuangkan kepemilikan rumah bagi para buruh. ABY juga meminta pemerintah untuk memperhatikan masalah pendidikan anak-anak buruh. Terakhir terkait penerapan upah minimum sektoral di DIY.
Persoalan pengupahan yang menjadi isu utama pada setiap aksi Mayday, lanjut Kirnadi, terkait adanya wacana dan kebijakan baru dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merevisi PP 78. Rencana tersebut harus terus dikawal jangan sampai buruh hanya mendapat cek kosong. Rencana revisi PP 78 atau bahkan pencabutannya, kata Kirnadi, muncul setelah para perwakilan serikat buruh bertemu dengan presiden.
"Revisi PP 78 atau pencabutannya, harus terus dikawal agar perubahannya bisa menguntungkan buruh, bukan sebaliknya. Jangan sampai pertemuan serikat buruh dengan presiden hanya sebatas seremoni," kata Kirnadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.