Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Sejumlah perwakilan pokdarwis desa wisata se-DIY berkumpul di Desa Wisata Wukirsari, Imogiri, Bantul, Minggu (28/4/2019) lalu./Istimewa-Dinas Pariwisata DIY
Harianjogja.com, BANTUL—Perwakilan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) desa wisata se-DIY berkumpul dan saling bertukar informasi dalam acara Sarasehan Forum Komunikasi (Forkom) Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata se-DIY. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata (Dispar) DIY itu digelar di di Desa Wisata Wukirsari, Imogiri Bantul, Minggu (28/4/2019).
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dispar DIY, Wardoyo, mengatakan sarasehan tersebut menjadi ajang saling bertukar informasi tentang perkembangan dan permasalahan di desa wisata masing-masing. Dengan begitu, para pengelola desa wisata di DIY pun bisa saling belajar bersama.
Melalui acara yang juga dimeriahkan dengan penampilan hadrah dan tari batik yang menjadi ciri khas Desa Wisata Wukirsari tersebut, ide-ide gagasan, inisiatif, dan kreativitas ditampung untuk memajukan desa wisata yang ada di DIY. “Upaya tersebut untuk memberikan pelayanan berkualitas. Tentunya ini akan menjadi sebuah kekuatan penyangga di kawasan destinasi wisata. Rencananya mulai dari forum ini, akan menuju ke sebuah penataan desa wisata yang bertaraf go international,” kata Wardoyo melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (3/5/2019).
Pada sarasehan tersebut, dibahas bagaimana cara memajukan pariwisata di Kabupaten Kulonprogo, khususnya destinasi wisata Ayunan Langit Watu Jaran dan Geosite Ngingrong. Salah satu upaya yang dilakukan Dispar DIY adalah dengan memfasilitasi kegiatan pentas seni yang menjadi ciri khas dari wilayah tersebut.
“Data terakhir tahun lalu, anggota Forkom Pokdarwis Desa Wisata yang ada di DIY sudah mencapai 115 kelompok. Adanya forum semacam ini diharapkan dapat menyatukan gagasan untuk lebih aktif dalam mengenalkan dan memajukan desa wisata,” kata Wardoyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.