Pemkab Bantul Akan Santuni Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal

Kiki Luqmanul Hakim (ST16)
Kiki Luqmanul Hakim (ST16) Minggu, 05 Mei 2019 15:17 WIB
Pemkab Bantul Akan Santuni Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal

Ilustrasi suasana duka di Rumah Lilik Suswanto yang berlokasi di Sagan CT 5, Sleman, Yogyakarta pada Selasa (23/4/2019)./ Harian Jogja/Kiki Luqmanul Haki

Harianjogja.com, BANTUL – Pemerintahan Kabupaten Bantul mengupayakan tentang adanya santunan bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutas Suara (KPPS) di Bantul. Santunan tersebut diberikan kepada keluarga petugas KPPS yang meninggal.

“Kami sedang mengupayakan terkait santunan tersebut, targetnya mungkin minggu depan ya sudah bisa diterima oleh kerluarga. Terkait dengan jumlahnya kami belum bisa menentukan,” kata Sekertaris Daerah Helmi Jamharis ketika menghadiri acara peringatan Mayday, Rabu (1/5/2019).

Menurut Helmi pihaknya telah bertemu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul terkait masalah santunan bagi KPPS yang meninggal tersebut.

“Kita bekerja sama dengan Baznas untuk mencairkan dana santunan tersebut, nanti yang menentukan jumlah santunannya ya Baznas, soalnya itu otoritas mereka. Pihak kita hanya tinggal mengurus administrasinya aja,” kata Helmi.

Sedangkan petugas KPPS yang meninggal di Bantul adalah Mujiono warga Genen DK Tegal Lurun, Desa Gilangharjo, Kecamatan Pandak.

Menurut istri Mujiono, Marjiem, suaminya meniggal pada hari Kamis (18/4/2019) setelah dua hari menjalani perawatan di  Rumah Sakit.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online