Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Ilustrasi imunisasi./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, KULONPROGO—Capaian imuniasi dasar di Kulonprogo belum sepenuhnya beres menyusul adanya penolakan dari sejumlah warga karena masalah keyakinan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kulonprogo, Baning Rahayujati, mengatakan capaian imunisasi di Kulonprogo rata-rata ada di kisaran 99%.
“Persentase yang terbilang baik. Semuanya tercakup, paling ada sekian persen yang tidak tercakup itu karena dia [warga] pindah dari Kulonprogo atau ada penyakit yang tidak diperbolehkan diimunisasi,” ungkapnya, Rabu (8/5/2019).
Imunisasi dilakukan pada bayi dan anak balita sesuai dengan jadwal waktunya. Meskipun capaian imuniasi di Kulonprogo tergolong baik, Baning menegaskan masih ditemukan satu-dua warga yang tidak mau diimunisasi karena masalah keyakinan.
Pelaksana Harian Kepala Dinkes Kulonprogo Ananta Kogam Dwi Korawan mengungkapkan instansinya terus berupaya mempertahankan capaian persentase imunisasi dengan memberdayakan kader posyandu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO atas amanah Presiden Prabowo Subianto. Ini tahapan pemilihannya.
Ondrej Rudzan membidik starting XI PSIM Jogja. Bek Republik Ceko itu siap bermain di posisi apa pun demi membantu tim meraih kemenangan.
DPRD DIY menyoroti kesiapan SAR menghadapi bencana. Basarnas Jogja memiliki 117 personel dan belum punya alut untuk operasi SAR di tengah laut.
TelkomGroup Prioritaskan Stabilitas Jaringan Selama Fase Normalisasi Pascabencana
Kemenkes mengirim ratusan ribu masker dan oksigen untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat asap karhutla yang berdampak pada 7 provinsi.