Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Bandara Internasional Yogyakarta/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Bandara Internasional atau Yogyakarta International Airport (YIA) belum memacu pertumbuhan hotel di wilayah sekitar. Hotel di sekeliling bandara diprediksi akan banyak pada 10 tahun mendatang.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Istidjab Danunagoro mengungkapkan potensi pengembangan hotel di wilayah Kulonprogo mirip dengan pembangunan wilayah sekitar Bandara Soekarno-Hatta ketika awal beroperasi pada 1985. Saat itu belum ada yang mau menderikan hotel di sekitar bandara. Namun seiring berjalannya waktu, sekitar 20 tahun setelahnya, area sekitar bandara penuih hotel.
“Kulonprogo sudah ada satu sebenarnya yang meletakkan batu pertama pada Februari tahun lalu, tetapi belum lanjut sekarang. Sekitar 10 tahun lagi baru berkembang. Prospeknya bagus utamanya wisatawan mancanegara,” kata Istidjab, Minggu (12/5/2019).
Menurutnya, guna mendorong pertumbuhan itu, perlu penunjang infrastruktur lainnya. Selain itu setidaknya harus ada satu hotel terlebih dahulu. Istidjab juga mendorong pembangunan homestay untuk menunjang wisata.
Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal (DPPM) DIY Arief Hidayat mengatakan investor d ibidang hotel dan resto saat ini belum ada yang masuk. Investor yang berminat memanamkan modal di Kulonprogo adalah investir energi surya, kemudian tentang pengembangan konsep tata kota melalui pendekatan IT.
Selain itu juga, kawasan bandara YIA telah dikonsep menjadi aerocity dan aerotropolis untuk menjadi penunjang pengembangan kawasan sekitar bandara.
Aerocity akan mendukung langsung keberadaan bandara seperti keberadaan gudang, penginapan, wisma kru pesawat atau orang yang bekerja di bandara. Sementara, aerotropolis menyediakan tempat untuk berbagai jenis usaha yang dipicu keberadaan bandara bandara, seperti wisata, hotel, rumah makan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Program Beasiswa Santri Jateng 2026 masih dibuka hingga Juli. Pendaftar sudah mencapai 825 santri untuk studi dalam dan luar negeri.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.