Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL- Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bantul yang juga sebagai Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mulai membangun komunikasi dengan partai lain dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Bantul 2020 mendatang.
Halim tidak menampik perolehan suara dalam Pemilu 2019 ini menjadi modal partai dalam pilkada 2020. "PKB masih melakukan komunikasi politik dengan berbagai partai, " kata Halim, seusai memberikan pengarahan dalam acara kerjasama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan Kementerian Agama di SMK 1 Muhammadiyah Bantul, Senin (13/5/2019).
Diketahui hasil pemilu 2019 PKB memperoleh 86.989 suara atau enam kursi. Jauh melampaui perolehan suara pada pemilu 2014 sebanyak 57.000 suara atau empat kursi. Halim mengatakan dalam menyiapkan pilkada 2020 pihaknya tidak bisa menentukan sendiri karena memerlukan rekomendasi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. Selain itu pihaknya juga akan konsultasi dengan DPP, para kiai dan ulama yang mendukung PKB.
Sementara soal kesiapan untuk mencalonkan bupati, Halim mengaku masih menunggu instruksi DPP. "Kalau saya pribadi, saya dalam politik punya tradisi glundung semproh. Artinya sudalah arahnya gimana nanti, toh tidak jadi calon juga biasa saja," ungkap Halim.
Sampai saat ini ia bersama Bupati Suharsono masih fokus menyelesaikan tugas tugas pemerintahan sampai selesai sehingga belum ada pembicaraan soal calon mencalonkan di pilkada 2020 mendatang. "Pilkada urusan nanti, sekarang harus menyelesaikan target target kinerja," ujar Halim.
Sebelumnya dalam berbagai kesempatan Bupati Suharsono kerap menyampaikan ingin melanjutkan kepemimpinannya di periode kedua agar visi misinya menjadikan masyarakat Bantul Cerdas, Sehat dan Sejahtera bisa maksimal. Salah satunya diungkapkan saat menyerahkan bantuan bibit ayam di Gilangharjo, Pandak.
Suharsono mengaku banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Selain itu ia juga mengaku sudah memanggil wakilnya, Abdul Halim Muslih terkait pilkada 2020. "Saya bilang [ke Halim] tidak apa-apa kalau mau maju sendiri tapi mari kita sama sama menyelesaikan tugas sampai akhir," ucap Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.