Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Ilustrasi ubur-ubur/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL – Kepala Pelaksana Bada Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengimbau pada libur Lebaran kali ini pengunjung kawasan pantai di Bantul untuk waspada dengan ubur-ubur yang muncul di pantai selatan.
“Di bulan ini sebenarnya dimungkinkan sudah ada Ubur-ubur hal tersebut dikarenakan pada musim liburan kali ini bertepatan dengan suhu laut yang tinggi jadi kemungkinan besar sudah muncul di kawasan pantai, jadi kami imbau para pengunjung untuk tetep waspada,” katanya Minggu (2/6/2019).
Dwi menambahkan bila ada pengunjung yang melihat ada binatang laut berbentuk seperti balon dan terlihat indah maka pengunjung harus segera menjauh dan jangan sampai memegang binatang tersebut, karena hewan tersebut adalah ubur-ubur yang mampu menyengat.
“Jadi ubur-ubur ini biasanya jenis Schyhozoa, meski sengatannya tidak mematikan tapi dapat menyebabkan rasa gatal dan panas pada kulit serta sesak nafas. Jadi untuk mengantisipasi hal itu kamu juga sudah koordinasi dengan Dinkes [DInas Kesehatan Bantul] yang akan siaga di kawasan pantai, khususnya di Pantai Parangtritis yang ramai pengunjung,” lanjut Dwi.
Meskipun sudah ada petugas Dinkes yang akan menjaga posko kesehatan, Dwi tetap mengharapkan pengunjung juga harus waspada akan binatang laut yang mampu mengakibatkan serangan jantung ini.
Selain itu Kepala Dinkes Bantul, Maya Sintowati Pandji mengatakan pihaknya telah mengantisipasi terjadinya sengatan ubur-ubur kepada pengunjung dengan mendirikan Pos Kesehatan yang akan dimulai pada H+1 hingga H+4.
“Jadi untuk mengantisipasi hal tersebut kami telah siapkan segala sesuatunya untuk menangani pengunjung yang tersengat, Posko kesehatan akan kami mulai H+1 hingga H+4 yang akan datang, lokasinya ada di Parangtritis,” kata Maya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 19 Mei 2026 di Wiladeg Karangmojo dan titik layanan lain untuk perpanjangan SIM A dan C.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.