Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi ubur-ubur/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL – Kepala Pelaksana Bada Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengimbau pada libur Lebaran kali ini pengunjung kawasan pantai di Bantul untuk waspada dengan ubur-ubur yang muncul di pantai selatan.
“Di bulan ini sebenarnya dimungkinkan sudah ada Ubur-ubur hal tersebut dikarenakan pada musim liburan kali ini bertepatan dengan suhu laut yang tinggi jadi kemungkinan besar sudah muncul di kawasan pantai, jadi kami imbau para pengunjung untuk tetep waspada,” katanya Minggu (2/6/2019).
Dwi menambahkan bila ada pengunjung yang melihat ada binatang laut berbentuk seperti balon dan terlihat indah maka pengunjung harus segera menjauh dan jangan sampai memegang binatang tersebut, karena hewan tersebut adalah ubur-ubur yang mampu menyengat.
“Jadi ubur-ubur ini biasanya jenis Schyhozoa, meski sengatannya tidak mematikan tapi dapat menyebabkan rasa gatal dan panas pada kulit serta sesak nafas. Jadi untuk mengantisipasi hal itu kamu juga sudah koordinasi dengan Dinkes [DInas Kesehatan Bantul] yang akan siaga di kawasan pantai, khususnya di Pantai Parangtritis yang ramai pengunjung,” lanjut Dwi.
Meskipun sudah ada petugas Dinkes yang akan menjaga posko kesehatan, Dwi tetap mengharapkan pengunjung juga harus waspada akan binatang laut yang mampu mengakibatkan serangan jantung ini.
Selain itu Kepala Dinkes Bantul, Maya Sintowati Pandji mengatakan pihaknya telah mengantisipasi terjadinya sengatan ubur-ubur kepada pengunjung dengan mendirikan Pos Kesehatan yang akan dimulai pada H+1 hingga H+4.
“Jadi untuk mengantisipasi hal tersebut kami telah siapkan segala sesuatunya untuk menangani pengunjung yang tersengat, Posko kesehatan akan kami mulai H+1 hingga H+4 yang akan datang, lokasinya ada di Parangtritis,” kata Maya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.
LPS mempertahankan bunga penjaminan hingga Januari 2027. Simpanan rupiah bank umum tetap 3,75%, BPR 6,25%, dan valas 2%.
DPR dan Kemenimipas sepakat membongkar fasilitas “apartemen” Lapas Cibinong setelah seluruh barang bukti didokumentasikan dan diamankan.
Aturan wajib halal pakaian jadi segera berlaku. IKM maklon khawatir terbebani sertifikasi, sementara industri hulu tekstil mengaku siap.
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.