Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kontingen Festival Takbir Mergangsan dari Masjid Jami\' Kintelan, Dipowinatan, memasuki titik kumpul di Museum Perjuangan Yogyakarta, Selasa (4/6/2019).-Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Festival Takbir Mergangsan 1440 Hijriah diikuti 22 masjid yang tersebar dari seluruh DIY di Museum Perjuangan Yogyakarta, Selasa (4/6/2019). Masing-masing kontingen menunjukkan kebolehannya, baik dalam kostun, properti maupun koreografi.
Salah satu kontingen unik datang dari Kampung Dipowinatan, Kelurahan Keparakan, yakni Masjid Jami\' Kintelan. Rombongan ini terlihat cukup mencolok dengan dua kuda beserta keretanya yang ikut dalam barisan.
Koordinator Takbir Masjid Jami\' Kintelan, Abram Heta Pratama, menjelaskan kelompoknya mengusung tema Bergodo. Maka para peserta pun mengenakan kostum Bergodo Merah beserta propertinya, seperti tombak dan bendera.
Untuk memperkuat kesan prajurit Kraton, pihaknya juga menghadirkan kereta kuda yang ditarik dengan kuda sungguhan. "Kudanya mennyewa, kalau keretanya memang kami sudah punya," katanya, Selasa.
Lalu untuk bregada, Dipowinatan juga telah punya sejak lama. Dipowinatan sebagai salah satu kampung wisata biasa menampilkan bergodo untuk menyambut tamu wisatawan.
Kontingen unik lainnya datang dari Kampung Pujokusuman, Kelurahan Keparakan, yakni Masjid Darussalam. Jika kebanyakan peserta menggunakan drumband sebagai pengiring takbir, kelompok ini menggemakan gamelan.
Koordinator Takbir Masjid Darussalam, Sugi, menuturkan meraka mengusung tema Islam Mongolia. Untuk itu para peserta mengenakan kostum menyerupai busana khas Mongolia. "Karena pasti enggak ada yang pakai tema ini," kata dia.
Dalam takbiran kali ini pihaknya memasukkan unsur gamelan sebagai musik pengiring. Menurutnya, gamelan merupakan salah satu media masuknya islam ke Nusantara, di samping wayang dan seni tradisi lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.