Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Ekstra untuk Pemilih Pemula
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Ilustrasi ubur-ubur/Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Selama libur Lebaran ratusan pengunjung di kawasan pantai selatan di Gunungkidul diserang ubur-ubur. Jumlah korban yang terserang mayoritas didominasi oleh anak-anak.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengatakan, pihaknya masih menunggu data korban serangan impes atau yang dikenal ubur-ubur pada kunjungan Minggu (9/6/2019). Pasalnya, data masih berada di masing-masing posko SAR yang tersebar di sejumlah pantai.
Meski demikian, sambung Marjono, berdasarkan data yang dikumpulkan sejak Senin (3/6/2019) hingga Sabtu (8/6/2019) sudah ada 316 pengunjung yang tersengat ubur-ubur. Dari jumlah ini, korban kebanyakan berusia anak-anak.
Menurut dia, bentuk ubur-ubur yang menyerupai gelembung udara dan dengan warna ini menarik perhatian sehingga anak-anak tertarik untuk menyentuh. Padahal, lanjut Marjono, apabila menyentuh binatan ini akan langsung menyengat. “Efeknya mulai dari gatal-gatal, panas, sesak nafas hingga pingsan. Tapi kami bersyukur seluruh korban bisa diobati semua sehingga tidak terjadi hal yang tak diinginkan,” kata Marjono, Minggu (9/6/2019).
Dia pun berharap kepada pengunjung untuk selalu berhati-hati. Marjono pun menyakini apabila mau menaati peringatan yang dibuat petugas maka wisatawan dapat berlibur di kawasan pantai dengan aman. “Untuk serangan ubur-ubur, kami sudah buat peringatan. Intinya jangan menyentuh hewan ini karena bisa terkena sengatan, meski bentuknya yang unik dan menarik perhatian,” katanya.
Disinggung mengenai obat-obatan untuk penanganan korban serangan ubur-ubur, Marjono mengatakan persediaan obat masih mencukupi. “Untuk penangan sudah disediakan asam cuka dan amoniak. Harapan kami korban tidak semakin bertambah sehingga wisatawan bisa aman dan nyaman selama kunjungan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.