Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi polisi mengamankan lokasi tergulingnya truk bermuatan batu di Jalan Kawijo No.11, Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih, Rabu (8/5/2019).-Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, BANTUL --Operasi Ketupat Progo 2019 yang berlangsung pada selama 13 hari di Wilayah Bantul telah usai pada Senin (10/6/2019). Tercatat 19 kecelakaan terjadi selama arus mudik dan arus balik lebaran 2019 tersebut.
Kasatlantas Polres Bantul AKP Cerry Nova menyampaikan bahwa selama operasi berlangsung ada 19 kecelakaan yang terjadi di Bantul. Pada tahun ini pihaknya membuka lima posko pengamanan yang tersebar di wilayah Bantul dan masih ditambah dengan satu pos pelayanan guna memberikan keamanan dan kenyamanan selama arus mudik dan arus balik berlangsung.
“Jadi hasil dari operasi kemarin ada 19 kecelakaan yang ada di Bantul, empat diantaranya meninggal dunia. Dua adalah warga Bantul dan dua lainnya merupakan pemudik yang bukan asli Bantul, kejadiannya ada di Jalan Srandakan sama Sedayu,” kata AKP Cerry Nova Selasa (11/6/2019).
Menurutnya empat kecelakaan yang menyebabkan kematian tersebut disebabkan oleh para kelalaian pengendara saat melakukan perjalanan, selain itu selama operasi berlangsung pihak Polres juga tidak melakukan penilangan sama sekali.
“Kecelakaan tersebut terjadi karenan kelalaian para pengendara yang memang murni kelalaian dan tidak disebabkan oleh faktor lainnya, jadi kami himbau berhati-hatilah dijalan untuk para pemudik yang masih berada di Bantul maupun yang sedang dalam perjalanan arus balik, sebelum melakukan perjalanan mohon kendaraannya dicek dulu agar tidak terjadi lagi kecelakaan yang menyebabkan kematian,” katanya.
Ia menjelaskan selama operasi berlangsung tidak ada bus muatan besar yang melanggar terhadap aturan yang melarang bus besar melewati jalan Cinomati.
“Lalu selama operasi pihak kami juga tidak melakukan penilangan sama sekali, jadi hanya sebatas teguran-teguran saja kepada para pengendara. Dalam operasi kali kita memang tidak menargetkan apa-apa, tujuan kami hanya memberikan pelayanan serta kenyamanan pagi para pemudik dan juga pengendara lainnya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
WhatsApp luncurkan fitur kirim foto terbaru di iPhone tanpa tutup ruang chat. Simak tampilan menu Recents baru khusus pengguna iOS.
Liverpool dan Adidas meluncurkan jersey kandang musim 2026/2027 bernuansa retro era juara liga 1989-90 dengan teknologi CLIMACOOL+.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.