Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Sempat Demam dan Kejang
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Pernah menikmati masakan Jepang atau mi khas Jepang? Bagi Anda penyuka mi, bisa datang ke Hakone untuk mencoba mi ramen racikan sendiri seperti berada di Jepang. Bahkan chefnya didatangkan langsung dari Jepang.
“Kami mendatangkan chef dari restoran ternama Jepang Mr. Jie Kirana. Ia sudah berpengalaman di beberapa restoran besar di Jakarta, Singapura dan Malaysia. Ramen adalah menu utama di Hakone Resto,” terang Ovie Ermawati, marketing manajer, belum lama ini.
Menu ramen istimewa di Hakone Resto adalah house katsu kare ramen. Satu porsi dibanderol Rp37.500 dengan tingkat kepedasan hingga level tujuh. Selain itu, ada juga gyoza ramen yang dipadu dengan gyoza dan sayuran.
Ayam cincang dibungkus kulit gyoza porsi besar seharga Rp35.30. Chicken toji donburi juga tak kalah menarik. Nasi ini dihidangkan dengan chicken katsu dan disiram saus toji.
Hakone Ramen House and Japanese Fusion terletak di Jalan Kompleks Colombo nomor 40, Jogja. Tepatnya di pertigaan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ke selatan, gang pertama belok kiri. Sekitar 200 meter sebelah kiri jalan. Hakone Resto buka setiap hari pukul 11.00-23.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 14 September 2026, lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 menanti kabar di Surabaya. Ada yang masih mencari anggota keluarga, ada pula yang mendapat kabar selamat.
3D printing mulai meluas di Jogja, digunakan keluarga, UMKM, mahasiswa hingga pendidikan untuk kreativitas, produksi dan pengembangan produk.
Riyanda selamat dari tenggelamnya Virgo Transport 8 setelah berpegangan tripleks selama terombang-ambing di Laut Jawa.
Kawasan industri Gunungkidul diperluas menjadi sekitar 1.500 hektare untuk menarik investasi dan perusahaan besar serta menyerap tenaga kerja.