Advertisement

Empat Perampok Indomaret Dibekuk

Sunartono
Selasa, 30 April 2013 - 19:20 WIB
Maya Herawati
Empat Perampok Indomaret Dibekuk

Advertisement

[caption id="attachment_401742" align="alignleft" width="288"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/30/empat-perampok-indomaret-dibekuk-401741/maling-ilustrasi-hengky-irawan-9" rel="attachment wp-att-401742">http://images.harianjogja.com/2013/04/maling-ilustrasi-Hengky-Irawan8-288x310.jpg" alt="" width="288" height="310" /> Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Hengky Irawan[/caption]

SLEMAN-Jajaran Reserse Kriminal Umum, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum lama ini menangkap empat pelaku perampokan minimarket berjejaring. Keempatnya terbukti melakukan perampokan pada minimarket 24 jam Indomaret Jalan Solo Kalasan Sleman pada Rabu (27/3) dini hari.

Advertisement

Direskrimum, Polda DIY Kombes Pol Kris Erlangga Adji Wijaya menjelaskan keempat pelaku yakni IAS, 23, bekerja sebagai satpam dan tercatat warga Tamantirto Kasihan Bantul.

Kemudian ADT alias Kronjot, 21 warga Kradenan, Srumbung, Magelang Jawa Tengah, dan AN, 22 asal Purbayan Kotagede, Jogja serta AS, 24, warga Banyuraden Gamping, Sleman. IAS diduga kuat sebagai otak dalam pelaku perampokan itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya dua karyawan Indomaret Jalan Solo Kalasan Sleman, Nurdianto dan Rohmat mengalami luka bacok di kepala dan punggung karena dirampok saat menjaga toko Rabu (27/3) dini hari. Dua pelaku awalnya berpura-pura membeli sembari menanyakan jumlah penjaga toko kemudian kembali membawa rekannya dan melakukan perampokan.

Kris menambahkan dari tangan para tersangka, petugas menyita barang bukti satu parang dan arit yang digunakan untuk membacok dua penjaga Indomaret. Selain itu anggotanya juga menyita satu unit pistol mainan yang dibawa pelaku untuk menakuti penjaga toko saat melakukan aksinya.

Menurutnya penangkapan berawal dari hasil penyelidikan dengan meminta keterangan para saksi. Serta rekaman CCTV saat kejadian juga dijadikan alat untuk mengungkap keterlibatan pelaku.

"Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka AS di Gamping, Sleman. Sempat berusaha kabur tetapi bisa ditangkap. Kemudian mengaku ada tiga pelaku lainnya," ungkap dia kepada wartawan di Mapolda DIY, Selasa (30/4).

Sedangkan IAS ditangkap saat tengah bekerja sebagai satpam di salahsatu pusat perbelanjaan berlokasi di Jalan Solo, Depok, Sleman. Setelah itu polisi menangkap AN yang tengah berada di rumah IAS di Kasihan, Bantul. Kemudian ADT ditangkap di Srumbung, Magelang, Jawa Tengah.

Soal keterlibatan pelaku dengan sejumlah perampokan toko jejaring lainnya Kris mengaku masih mendalami. "Saat diinterogasi, mereka pelaku mengaku membagi tugas. IAS dan ADT masuk ke Indomaret, dua pelaku lain menunggu di parkiran sambil melihat situasi.

Setelah berhasil melumpuhkan penjaga mereka membawa uang tunai dan rokok nilai sekitar Rp2 juta rupiah," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK Buka Opsi Penyidikan Dugaan TPPU Dana Hibah APBD Provinsi Jawa Timur

News
| Sabtu, 20 Juli 2024, 09:47 WIB

Advertisement

alt

Ini Dia Surganya Solo Traveler di Asia Tenggara

Wisata
| Kamis, 18 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement