Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
PONJONG-Diduga stres dengan penyakit yang tak kunjung sembuh, Yahman, 80, warga Dusun Surubondo, Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong nekat gantung diri di ladang yang tak jauh dari rumahnya, Kamis (30/5) malam.
Kapolsek Ponjong Kompol Sutama mengatakan jenazah korban kali pertama ditemukan beberapa warga dan keluarga korban sekitar pukul 18.30 WIB. Korban menggantung diatas pohon jati dengan seutas tali plastik yang kaitkan ke batang pohon. Sebelum melakukan aksinya, korban sempat berpamitan kepada keluarganya hendak pergi ke ladang.
“Memang setiap hari kerja di ladang,” katanya, saat dikonfirmasi Jumat (31/5/2013).
Namun karena tak pulang-pulang sampai larut malam, keluarga curiga dan mencari keberadaan korban.
“Ternyata ditemukan sudah menggantung,” kata Sutama.
Polisi yang mendapati laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, bersama tim identifikasi Polres Gunungkidul dan tim medis desa setempat. Dari hasil pemeriksaan, kata Sutama, tidak ditemukan indikasi kekerasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.