SEPUTAR MERAPI : Jelang Ramadan Makam Mbah Maridjan Ramai Peziarah

19 Juni 2013 14:16 WIB Sleman Share :

[caption id="attachment_417392" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/19/seputar-merapi-jelang-ramadan-makam-mbah-maridjan-ramai-peziarah-417391/makam-mbah-maridjan-antara" rel="attachment wp-att-417392">http://images.harianjogja.com/2013/06/makam-mbah-maridjan-ANTARA-370x259.jpg" alt="" width="370" height="259" /> Foto Makam Mbah Maridjan
JIBI/Harian Jogja[/caption]

SLEMAN-Makam juru kunci Gunung Merapi Mbah Maridjan akhir-akhir ini ramai dikunjungi para peziarah.

Mereka menabur bunga dan memanjatkan doa menjelang bulan puasa yang diperkirakan tanggal 1 ramadan jatuh pada 9 Juli 2013.

Pedagang bunga Dargo Sukimin, 47, yang mendapat untung dari jualan kembang mawar di pintu masuk makam di Dusun Srunen, Glagaharjo Cangkringan Sleman.

"Sekarang makam simbah tambah ramai karena sudah memasuki bulan ruwah, hari biasa empat sampai enam orang. Kalau hari libur lebih banyak," katanya di Srunen, Rabu (19/6/2013).

Dargo mendapat berkah dari hasil jualan kembang mawar sepaket harganya Rp10.000 atau lebih tinggi ketimbang harga kulakan Rp2.000 di pasar butuh Klaten sekitar 3 kilometer dari Srunen.

"Kulakannya dua ribu, jualnya lima ribu, sepuluh ribu ada juga yang minta gratis," ujar Dargo yang juga mempunyai warung kelontong di depan pintu gerbang menuju makam Mbah Marijan.