SEPUTAR JOGJA : Rp7,7 Miliar Disiapkan Untuk 4 Proyek Jalan di Jogja

22 Juni 2013 10:19 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

[caption id="attachment_418518" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/22/seputar-jogja-rp77-miliar-disiapkan-untuk-4-proyek-jalan-di-jogja-418516/perbaikan-jalan-warga-playen-gunungkidul-gilang-jiwana-3" rel="attachment wp-att-418518">http://images.harianjogja.com/2013/06/perbaikan-jalan-warga-playen-gunungkidul-gilang-jiwana1-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" /> Foto Ilustrasi Perbaikan Jalan
JIBI/Harian Jogja/Gilang Jiwana[/caption]

JOGJA-Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kota Jogja segera mengerjakan empat proyek peningkatan jalan dengan nilai total mencapai lebih dari Rp7,7 miliar.

"Dua dari empat proyek peningkatan jalan tersebut sudah selesai lelang. Bahkan ada satu pekerjaan yang sudah mulai dilaksanakan yaitu peningkatan simpang Gading," kata Kepala Bidang Binamarga Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kota Jogja, Wijayanto, Jogja, Sabtu.

Pekerjaan peningkatan simpang Gading tersebut membutuhkan dana sekitar Rp774,4 juta, sedangkan pekerjaan yang akan menyusul dilakukan adalah peningkatan Jalan Batikan tahap VI dengan anggaran cukup besar yaitu Rp5,6 miliar.

Sedangkan dua pekerjaan lain yang masih dalam poses lelang adalah peningkatan Jalan Taman Siswa dengan pagu anggaran sebesar Rp915 juta dan peningkatan Jalan Menukan dengan anggaran Rp400 juta.

Pekerjaan peningkatan simpang Gading diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat bulan. Dalam pekerjaan tersebut, akan dilakukan pelebaran jalan sehingga kendaraan besar seperti bus pariwisata dapat berbelok dengan lebih mudah.

Sedangkan pekerjaan pembangunan tahap terakhir Jalan Batikan direncanakan dilakukan selama lima bulan.

"Dalam proses pengerjaannya cukup lama karena kami juga akan melakukan pembongkaran saluran utama," katanya.

Wijayanto mengkhawatirkan, cuaca di Jogja yang masih kerap diguyur hujan meskipun sudah memasuki musim kemarau akan mempengaruhi proses pekerjaan.

"Seperti pekerjaan di Jalan Batikan dimungkinkan ada amandemen waktu pekerjaan karena kendala cuaca," katanya.

Mengenai kemungkinan pekerjaan yang akan mengganggu arus lalu lintas selama libur lebaran, Wijayanto mengatakan, seluruh pekerjaan sudah akan dihentikan sebelum lebaran.

"Pekerjanya juga pasti ingin libur. Karenanya, pekerjaan pun pasti dihentikan," katanya.

Sedangkan di Jalan Taman Siswa dan Menukan akan dilakukan "overlay" aspal. "Khusus di Taman Siswa, akan ada pengelupasan aspal di bagian tengah karena kondisinya sudah rusak," katanya.

Untuk pekerjaan "overlay" aspal, Wijayanto menyebut, pekerjaan tersebut lebih sederhana sehingga bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

"Kami akan melihat kondisi, apabila dimungkinkan dikerjakan sebelum lebaran, akan kami kerjakan. Bila tidak, akan dikerjakan setelahnya," katanya.