Parkir Bus di Eks Menara Kopi Kotabaru Naik Drastis Saat Libur Panjang
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.
Suasana dalam gerbong KRL Jogja - Solo./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA–KAI Commuter (KCI) mengimbau penumpang rute Yogyakarta–Solo memanfaatkan jadwal perjalanan tambahan agar perjalanan lebih nyaman selama libur Nataru 2025.
Langkah ini diambil guna mengurai potensi penumpukan penumpang di stasiun-stasiun besar sepanjang rute Yogyakarta–Solo.
Area Manager Wilayah VI Jogja, Adli Hakim Nasution, menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan tambahan tiga jadwal perjalanan Commuter Line selama periode 25 hingga 28 Desember 2025. Ia mendorong masyarakat untuk lebih jeli melihat jadwal baru ini agar perjalanan lebih nyaman.
“Jika ingin perjalanan yang lebih lega, manfaatkanlah jadwal-jadwal kereta tambahan. Sering kali masyarakat hanya fokus pada jadwal reguler, padahal jadwal tambahan ini sengaja kami siapkan khusus untuk mengurai kepadatan,” ujar Adli saat ditemui di Stasiun Yogyakarta, Jumat (26/12/2025).
Jadwal Kereta Tambahan dan Keberangkatan Terakhir
Penambahan jadwal dilakukan pada jam-jam sibuk yang sebelumnya memiliki jarak antar-kereta (headway) cukup panjang. Berikut adalah detail jadwal tambahan KAI Commuter:
- Keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta: Pukul 12.54 WIB dan 19.30 WIB.
- Keberangkatan dari Stasiun Palur: Pukul 17.40 WIB.
Adli juga menegaskan bahwa jadwal keberangkatan kereta terakhir dari Stasiun Yogyakarta tidak mengalami perubahan, yakni tetap pada pukul 22.35 WIB.
Terkait kesiapan armada, KAI Commuter memastikan seluruh sarana dalam kondisi prima. Proses pemeriksaan ketat telah dilakukan bersama Kementerian Perhubungan.
“Sebelum masa Nataru, kami bersama KAI dan Kemenhub telah melakukan ramp check. Seluruh sarana di Daop 6 dinyatakan lulus uji serta memiliki sertifikasi lengkap,” tegas Adli. Selain itu, KCI telah melakukan perawatan intensif atau overhaul terhadap sembilan rangkaian kereta. Untuk mengantisipasi kendala teknis di lintasan, posko troubleshooting juga disiagakan di Stasiun Solo, Klaten, dan Yogyakarta.
Direktur Keuangan dan Administrasi PT KAI Commuter, Nugroho Dwi Sasongko, menyampaikan bahwa posko angkutan Nataru berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Volume pengguna Commuter Line di Wilayah VI Jogja pada periode ini diproyeksikan mencapai 621.306 orang, naik sekitar 5% dibandingkan tahun lalu. Angka tersebut terdiri dari:
- Rute Jogja–Palur: Diprediksi mencapai 545.476 orang.
- KA Prameks (Jogja–Kutoarjo): Diprediksi mencapai 75.830 orang.
Hingga 25 Desember 2025, rata-rata harian pengguna rute Jogja–Palur tercatat mencapai 23.060 orang pada hari kerja dan melonjak hingga 28.712 orang saat akhir pekan.
Sementara itu, VP Corporate Secretary PT KAI Commuter, Karina Amanda, menambahkan bahwa puncak arus penumpang diprediksi jatuh pada 28 Desember 2025. Meski demikian, masyarakat diminta tidak khawatir mengenai ketersediaan ruang.
“Kapasitas angkut kami masih sangat mencukupi. Kapasitas total mencapai sekitar 800 ribu pengguna, sementara proyeksi kami berada di kisaran 545 ribu untuk rute Jogja–Palur,” pungkas Karina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu hanya meraih skor 61% di Rotten Tomatoes, tetapi tetap dipuji penggemar Star Wars.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.