Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
GUNUNGKIDUL-Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Wonosari-Baron, Minggu (23/6/2013) pagi.
Mobil Izuzu Panther E 1051 AT yang dikendarai oleh Dody, 18, warga Semarang Jawa Tengah masuk parit sedalam sekitar 1,2 meter di Jl Baron KM 15, Gebang, Kemiri, Tanjungsari. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Kecelakaan yang terjadi pada pukul 09.00 WIB itu bermula saat Panther berisi 10 penumpang itu melaju dari arah Baron hendak pulang ke Semarang. Sampai di lokasi kejadian, Dody melihat bayangan yang tidak jelas sehingga membanting stir ke kiri dan masuk parit.
“Tidak tahu kenapa saya kayak melihat bayangan, kaget langsung banting stir. Saya nyetir cuma kecepatan 40 meter” kata Dody yang baru kali pertama melintas di jalan tersebut.
Sementara petugas kepolisian Sektor Tanjungsari yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) memperoleh keterangan, diduga sopir sedang mengantuk karena semalaman di Pantai Sundak. Keterangan tersebut juga berdasarkan bukti TKP.
“Sebelum masuk parit, mobil sudah melipir kekiri dari bekasnya,” kata Bripka Muryanto, di lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.