KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Harianjogja.com, JOGJA - Paguyuban Agen dan Perwakilan Bus Malam Terminal Giwangan, Kota Jogja memperkirakan jumlah pemesanan bus malam antarkota untuk mudik Lebaran 2013 akan menurun dibandingkan tahun lalu.
"Lebaran tahun ini jelas jumlahnya akan menurun. Selain telah dihabiskan di liburan sekolah, penurunan jumlah penumpang juga terpengaruh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)," kata Ketua Paguyuban Agen Perwakilan Bus Malam (Pabima) di Terminal Giwangan, Slamet Sunaryo, Kamis (25/7/2013).
Menurut dia, hingga saat ini pemesanan bus untuk keperluan mudik lebaran sudah mulai dilakukan tapi hanya oleh kalangan pelajar atau mahasiswa dengan tujuan Sumatera.
Seperti pada tahun lalu, menurut dia, jumlah pemesanan baru akan mengalami sedikit kenaikan setelah H+7 lebaran untuk penumpang yang akan kembali ke Jakarta.
Meskipun tidak sebanyak tahun lalu, jumlah penumpang bus malam akan mengalami peningkatan menjelang arus balik lebaran. "Kalau arus mudik sangat minim rata-rata hanya dilakukan mahasiswa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Zinedine Zidane membela Cristiano Ronaldo yang disorot usai meninggalkan timnas Portugal dan mengenang kesuksesan mereka di Real Madrid.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini 5 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius di Kota Jogja.
PT Pos Sungguminasa mengakui salah kirim surat MA untuk Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang hingga tak diterima sebelum putusan.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.