Gunung Lawu Terbakar, Habitat Macan Tutul hingga Babi Hutan Terancam
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Harianjogja.com, JOGJA—Tak kurang dari 500 orang ikut program Shave For Hope 2013 yang digelar di Beteng Vredeburg, Minggu (1/9/2013). Kegiatan yang bertujuan membantu program anak-anak yang menderita kanker.
Kegiatan ini dilakukan Yayasan Pita Kuning bekerja sama dengan Asian Medical Students’ Association (AMSA) Indonesia. Setiap orang yang potong rambut berarti memberikan donasi sebesar Rp100.000. Dana ini berasal dari sponsor yang mendukung program ini.
Shave For Hope 2013 akan diselenggarakan di empat kota yakni Jogja pada 1 September 2013, Bandung dan Surabaya pada 8 September 2013 dan di Jakarta pada 15 September 2013. Panitia menargetkan bisa mengajak 2.000 orang untuk ikut kegiatan ini.
Sementara di Jogja ditargetkan ada 500 peserta. Hingga pukul 17.00 WIB tercatat sudah lebih dari 500 peserta yang ikut.
Saat ini, kanker menduduki peringkat teratas sebagai masalah kesehatan utama di Indonesia dimana sekitar 6% dari masyarakat Indonesia menderita kanker. Bahkan ternyata 1 dari 8.300 anak di Indonesia menderita kanker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.