Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Ilustrasi rel KA (Dok/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, JOGJA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan tiket promo sepanjang September dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-68 perusahaan tersebut dan meningkatkan jumlah penumpang kereta api.
"Program tiket promo ini juga ditujukan untuk meningkatkan minat penumpang kereta api komersial jarak menengah dan jauh untuk menggunakan moda transportasi tersebut," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta Sumarsono, Senin (2/9/2013).
Menurut dia, pemesanan tiket promo tersebut bisa dilakukan mulai 1-25 September dengan keberangkatan pada 1-30 September.
Setiap satu rangkaian kereta, PT KAI menyiakan 10 hingga 12 tempat duduk dengan tarif promo yang bisa diakses oleh calon penumpang. Penentuan tempat duduk dengan tiket promo tersebut diatur secara acak oleh PT KAI.
"Sampai saat ini, tiket promo untuk keberangkatan 29 dan 30 September masih tersedia pada sebagian kereta api. Mungkin mulai Selasa [3/9/2013], tiket promo ini sudah diserbu oleh calon penumpang," katanya.
Tiket promo tersebut bisa diperoleh di seluruh loket penjualan kereta di stasiun online, contact center 121, agen tiket resmi, dan melalui pemesanan online. Tiket promo yang telah dibeli tidak dapat dibatalkan, ditunda atau diganti dengan jadwal keberangkatan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.