Perjalanan Wisnus Tembus 938,84 Juta hingga September 2026
BPS mencatat 938,84 juta perjalanan wisatawan nusantara sepanjang Januari-September 2026, naik 4,10% dan tertinggi sejak 2019.
Ilustrasi KTP (Dok/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, SLEMAN- Penilaian Kinerja Pelayanan Publik oleh Tim Penilai Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pemerintah Kabupaten Sleman masih dibawah Kodya Jogja. Hal ini dikatakan Kabag Humas Setda Sleman, Endah Sri Widiastuti saat dihubungi Harian Jogja, Sabtu (14/9).
Penilaian kinerja pelayanan public ini melihat dua bidang penilaian, yakni kinerja penanggung jawab dan pembina pemerintah daerah serta penilaian kinerja unit pelayanan publik. Meskipun berada diurutan ke dua, namun raihan ini sesuai dengan target yang diharapkan.
“Walaupun hanya menduduki peringkat dua, namun dari hasil yang diraih ini dapat menjadi pengungkit bagi Pemkab Sleman untuk terus berbenah dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik. Diharapkan, tahun depan kinerja pelayanan publik dapat lebih baik dari tahun ini,” kata Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS mencatat 938,84 juta perjalanan wisatawan nusantara sepanjang Januari-September 2026, naik 4,10% dan tertinggi sejak 2019.
DPRD Sleman mendorong pengembangan wisata Kaliurang secara terintegrasi dengan pembenahan fasilitas, pelibatan UMKM, dan perlindungan lingkungan.
BPOB menggandeng influencer India untuk mempromosikan destinasi wisata Jogja dan Jawa Tengah melalui kunjungan 2–6 November 2026.
Pemkab Gunungkidul menambah Rp5,5 miliar untuk iuran BPJS Kesehatan setelah mereaktivasi 35.413 peserta yang kepesertaannya dibekukan.
Bulog Kanwil Yogyakarta memperkuat penyaluran jagung SPHP dan penyerapan telur untuk membantu peternak ayam petelur skala mikro.
Pesawat Hercules C-130 Australia mulai melakukan water bombing di Samarinda. Sementara itu, Barito Selatan memperpanjang tanggap darurat karhutla.