Sapi Jumbo 1,2 Ton Asal Boyolali Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Harianjogja.com, JOGJA— Zainulhuda, seorang pramudi Trans Jogja mengatakan PT Jogja Trans Tugu, perusahaan operator Trans Jogja, telah menonjobkan (tak mempekerjakan) 23 pekerja, dengan 11 di antaranya adalah sopir.
Menurutnya, PT JTT baru akan mempekerjakan lagi ketika para pekerja menandatangani surat pernyataan untuk tidak kembali melakukan aksi menuntut diangkat karyawan tetap. “Tapi hanya empat yang mau tandantangan,” katanya, Senin (16/9/2013).
Perusahaan, kata dia, menerapkan sistem lembur kepada pekerja lainnya untuk mengoperasikan bus. Jumlah sopir untuk 54 armada bus selama ini sekitar 100 pekerja yang dibagi dalam dua shift.
Para pekerja yang dinonjobkan itu pun terancam kasus hukum, karena perusahaan melaporkan ulah mereka mensabotese bus ke Polresta Jogja.
Sebagaimana diketahui para pekerja itu menuntut agar gaji mereka disesuaikan dengan biaya operasional kendaraan (BOK) Trans Jogja, yakni seorang pramudi (sopir) Rp2.338.247 per bulan sedangkan pramugari Rp1.939.247 per bulan.
Namun selama ini, pramudi dan pramugari itu masing-masing hanya menerima Rp1,554 juta dan Rp1,154 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.