Mengenal Flores Thrust, Sesar Pemicu Gempa M 7,7 di NTT
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo akan menertibkan tambak yang ada di wilayah konservasi Pantai Trisik Kecamatan Galur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kulonprogo, Astungkoro secara tegas, Astungkoro melarang adanya tambak-tambak di wilayah konservasi pantai tersebut.
Selanjutnya, ia akan mengeluarkan instruksi agar Pemkab Kulonprogo melakukan penertiban terhadap tambak yang keberadaannya termasuk dalam wilayah hutan lindung kawasan pantai.
Dia menegaskan perlu adanya koordinasi antar dinas terkait dalam upaya melakukan penertiban.
"Dinas Kelautan dan Perikanan bersama dengan Kantor Lingkungan Hidup serta Satpol PP perlu segera berkoodinasi untuk mengupayakan penertiban karena jelas persoalan ini melanggar aturan," ujar Astungkoro kepada wartawan, Selasa (18/9/2013).
“Prinsipnya, membangun di sempadan pantai tidak boleh, harus ditertibkan.” tegasnya.
Dia memperjelas, dalam rencana tata ruang sebagaiamana yang tertuang dalam Perda, wilayah sempadan termasuk zonasi pesisir tidak diperuntukkan untuk pembangunan tambak. Kendati alasan pembangunan tambak menjadi salah satu pemberdayaan di wilayah pesisir, namun harus tetap memperhatikan konservasi sesuai aturan yang ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Donald Trump membuka peluang bertemu kembali dengan Kim Jong Un pada November 2026 saat kunjungan ke Asia.
Dokter menjelaskan miom dan kista tertentu dapat ditangani dengan operasi tanpa mengangkat rahim melalui teknik bedah minimal invasif.
Harga buyback emas Antam hari ini Rp2,505 juta per gram, naik 6,14% sejak awal 2026 namun masih di bawah rekor Januari.
Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi
Pembangunan ruas Kretek-Girijati yang dikenal sebagai Kelok 23 ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. Meski konstruksi segera rampung.