Harga Emas Turun, Transaksi Jual Meningkat

19 September 2013 10:44 WIB Holy Kartika Nurwigati Jogja Share :

[caption id="attachment_448986" align="alignleft" width="448"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/19/harga-emas-turun-transaksi-jual-meningkat-448985/emas-ilustrasi-bisnis-indonesia-muchtar-6" rel="attachment wp-att-448986">http://images.harianjogja.com/2013/09/emas-ilustrasi-bisnis-indonesia-Muchtar.jpg" alt="" width="448" height="299" /> Ilustrasi perhiasan emas (JIBI/Harian Jogja/Bisnis Indonesia)[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA—Harga jual logam mulia kembali turun di pekan ketiga September ini. Tren transaksi di sejumlah toko emas masih didominasi oleh jual emas.

“Saat ini situasi penjualan emas memang masih lesu. Meski harga emasnya turun, kondisi ini belum memicu minat beli masyarakat,” ujar pemilik toko emas Kuda Mas, Ratna Setyoningsih, Selasa (17/9/2013).

Ratna mengungkapkan, banyak faktor yang membuat masyarakat saat ini enggan untuk membeli emas. Siklus ekonomi seusai Lebaran juga menjadi salah satu faktor penyebabnya. Selain itu, saat ini juga bertepatan dengan masuknya anak-anak sekolah dan masuknya semester baru perkuliahan.

“Kebutuhan sekolah saat ini lebih diutamakan. Banyak dari masyarakat yang cenderung menjual emas karena membutuhkan cukup banyak dana untuk anak-anaknya,” jelas Ratna.

Harga logam mulia tanpa sertifikat saat ini mencapai Rp480.000 per gram. Sedangkan untuk logam mulai bersertifikat resmi harganya menyentuh Rp500.000 per gram. Ratna mengungkapkan turunnya harga emas di bulan ini dirasa cukup banyak.

“Awal September harga tertinggi emas lokal mencapai Rp520.000. Hal ini juga turut dipengaruhi oleh kondisi bank sentral Amerika yang mengumumkan kondisi perekonomian Amerika mulai membaik,” papar Ratna.

Sementara harga logam mulai mencapai Rp500.000 untuk yang bersertifikat. Harga emas perhiasan 75% turun menjadi Rp390.000 per gram. Sedangkan untuk emas muda atau kadar 40% harganya dipatok Rp320.000 per gram.

“Sekarang malah lebih banyak yang jual emas. Perbandingannya tiga banding tujuh, lebih banyak yang jual. Untuk jual [emas] dikenakan potongan lima persen,” terang Ratna.

Cahyo Kristianto dari toko emas Salaman Mas di Jalan Ketandan juga menambahkan transaksi pembelian emas di tokonya juga masih berlangsung seperti biasa. Tidak terlalu banyak lonjakan meski harga emas turun.

“Harga emas turun lagi, tapi pembelinya tetap sama saja. Masih biasa pembelinya, tidak terlalu banyak juga,” ujar Cahyo.