Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 43 pelukis muda yang tergabung dalam kelompok Dasa Rupa menggelar pameran bertajuk Kebersamaan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), pada 29 September - 3 Oktober 2013.
Ini adalah pameran perdana bagi Dasa Rupa yang anggotanya merupakan mahasiswa Jurusan Seni Lukis Insitut Seni Indonesia (ISI) angkatan 2010.
Pameran ini juga menjadi ajang peserta untuk saling bertukar pengalaman. Maklum, beberapa di antara peserta Dasa Rupa sudah sering menggelar pameran di Jogja maupun diluar Jogja. Termasuk di luar negeri seperti Heru Widodo, Putra Pembayun, Andi Miswandi.
"Diharapkan yang muda bisa menimba ilmu dari yang senior. Begitu juga sebaliknya," kata Heru Widodo atau yang akrab disapa Dodot, Senin (30/9/2013).
Dalam pameran ini, peserta diberi kebebasan untuk mengirimkan karya tanpa dibatasi tema khusus. Karena itu, peserta saling berlomba-lomba untuk menyuguhkan karya terbaiknya.
Dodot misalnya menyuguhkan karya jumbo berukuran 3 X 2 meter. Karya yang ia beri judul Tak Terbaca itu merupakan karya paling besar di antara lukisan yang dipamerkan. Bahkan, Dodot mengklaim karya itu dibuat dengan waktu yang singkat.
"Saya hanya butuh tiga jam saja untuk membuat karya itu dan saya kumpulkan beberapa jam sebelum pameran dibuka," bebernya.
Karya tersebut hanya bergambar secarik kertas putih polos yang tampak kusut. Pada bagian atas kertas tampak robek. Dodot sengaja membuat karya itu polos dengan tidak memasukkan objek karena sengaja ingin mengajak pengunjung berimajinasi dengan khayalan mereka masing-masing.
Ketua pameran Dadang Kurnia mengungkapkan pameran ini merupakan kali pertama bagi mahasiswa seni Lukis angkatan 2010. Menurutnya, pameran ini menjadi langkah awal untuk memperkokoh hubungan antar mahasiswa.
"Kami tidak ingin berhenti di pameran ini saja. Setelah pameran ini berakhir, kami akan membuat proyek pameran baru," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
KPK memeriksa mantan Kadinsos Jatim Alwi dan 26 saksi dalam pengembangan kasus dugaan korupsi bansos beras PKH periode 2020-2021.
Tiga gunung api, yakni Ibu, Ili Lewotolok, dan Semeru, erupsi pada Senin 7 September 2026 berdasarkan data Badan Geologi PVMBG.
BNPB menyiapkan OMC untuk mendatangkan hujan dan meluruhkan abu vulkanik Anak Krakatau yang mengganggu masyarakat serta penerbangan.
Akses Tol Jogja-Solo di sekitar Pasar Kalasan akan dilengkapi dua U-turn. Dishub DIY menegaskan fasilitas itu bukan bundaran.
Presiden Prabowo memimpin ratas membahas dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, gempa NTT, dan karhutla pada Senin (7/9/2026).