OPINI: Ketika Tindakan Bunuh Diri Terinspirasi Film Drama Korea
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 43 pelukis muda yang tergabung dalam kelompok Dasa Rupa menggelar pameran bertajuk Kebersamaan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), pada 29 September - 3 Oktober 2013.
Ini adalah pameran perdana bagi Dasa Rupa yang anggotanya merupakan mahasiswa Jurusan Seni Lukis Insitut Seni Indonesia (ISI) angkatan 2010.
Pameran ini juga menjadi ajang peserta untuk saling bertukar pengalaman. Maklum, beberapa di antara peserta Dasa Rupa sudah sering menggelar pameran di Jogja maupun diluar Jogja. Termasuk di luar negeri seperti Heru Widodo, Putra Pembayun, Andi Miswandi.
"Diharapkan yang muda bisa menimba ilmu dari yang senior. Begitu juga sebaliknya," kata Heru Widodo atau yang akrab disapa Dodot, Senin (30/9/2013).
Dalam pameran ini, peserta diberi kebebasan untuk mengirimkan karya tanpa dibatasi tema khusus. Karena itu, peserta saling berlomba-lomba untuk menyuguhkan karya terbaiknya.
Dodot misalnya menyuguhkan karya jumbo berukuran 3 X 2 meter. Karya yang ia beri judul Tak Terbaca itu merupakan karya paling besar di antara lukisan yang dipamerkan. Bahkan, Dodot mengklaim karya itu dibuat dengan waktu yang singkat.
"Saya hanya butuh tiga jam saja untuk membuat karya itu dan saya kumpulkan beberapa jam sebelum pameran dibuka," bebernya.
Karya tersebut hanya bergambar secarik kertas putih polos yang tampak kusut. Pada bagian atas kertas tampak robek. Dodot sengaja membuat karya itu polos dengan tidak memasukkan objek karena sengaja ingin mengajak pengunjung berimajinasi dengan khayalan mereka masing-masing.
Ketua pameran Dadang Kurnia mengungkapkan pameran ini merupakan kali pertama bagi mahasiswa seni Lukis angkatan 2010. Menurutnya, pameran ini menjadi langkah awal untuk memperkokoh hubungan antar mahasiswa.
"Kami tidak ingin berhenti di pameran ini saja. Setelah pameran ini berakhir, kami akan membuat proyek pameran baru," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Dinpar Kota Jogja mendorong hotel, restoran dan usaha wisata mengelola sampah mandiri melalui PARAMITA demi pariwisata berkelanjutan.
Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan penanganan ODOL dilakukan dari hulu hingga hilir dengan ETLE Hub untuk mencapai zero ODOL pada 2027.
The 1O1 Yogyakarta Tugu kembali menggelar 12th Anniversary THE 1O1 Yogyakarta Tugu: Sketch Tour Kotagede dengan mengangkat kawasan Kotagede sebagai objek
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Matheus Fornazari langsung mencetak gol perdana untuk PSS Sleman. Pengalaman di Liga Thailand membuat adaptasinya berlangsung cepat.