Jibi/Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Samdhy (84) melakukan ziarah ke makam rekan seperjuangannya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Jogja, Jumat (29/6). Ziarah Wisata tersebut sebagai Peringatan 63 tahun Serangan Oemoem 1 Maret 1949 dan Yogya Kembali 1949.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Hari pahlawan yang jatuh pada 10 November, kini jarang diisi dengan ziarah ke makam pahlawan.
Di permakaman umum Jeruksari, Kepek, Wonosari Gunungkidul misalnya. Terdapat sekitar 11 makam pejuang di tempat itu.
Juru kunci makam Suparyono menuturkan, hanya keluarga yang rutin mengunjungi makam-makam tersebut. Itupun hanya dilakukan pada Lebaran. Pada Hari Pahlawan biasanya tidak tampak orang-orang yang mengunjungi makam.
“Dulu sering ada orang pemerintahan yang mengunjungi makam. Tapi hanya sampai tahun 1970-an. Setelah itu tidak ada lagi,” tutur dia, Jumat (8/11/2013).
Suparyono menuturkan, para pejuang yang dimakamkan di Pemakaman Umum Jeruksari merupakan pejuang kemerdekaan, Operasi Trikora dan Dwikora.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: