Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Harianjogja.com, KULONPROGO - Ancaman serangan burung pipit membuat sejumlah petani di Kecamatan Nanggulan harus memanen padi beberapa hari lebih awal dari jadwal panen.
Petani khawatir hasil panen semakin menurun karena butir-butir padi menjadi santapan burung pipit.
Sutinah, 45, petani asal Desa Donomulyo, mengungkapkan, umur padinya kurang sepekan untuk bisa genap tiga bulan. Tapi menurut dia, padi dengan umur tersebut sudah cukup masak untuk dipanen.
"Jika kami tidak segera memanen ya jelas hasilnya berkurang. Ini saja sudah banyak butir-butir padinya sudah banyak yang dimakan," ujarnya saat ditemui Harianjogja.com, Minggu (29/12/2013).
Menurut dia, burung pipit datang setiap pagi dan sore hari. Namun pada siang hari burung juga kerap muncul tapi jumlahnya masih banyak dibanding saat pagi atau sore.
Upaya petani setempat memasang lembaran plastik yang dikaitkan pada patok juga sia-sia.
"Setiap pagi sebelum kami ada di sawah, burung-burung itu sudah datang duluan," tandasnya.
Petani lain, Paiman, 47, mengaku burung pipit membuat produktivitas padinya tidak bisa maksimal.
Dia menceritakan, beberapa waktu lalu bahkan tangkai padinya tidak ada butir-butir gabahnya sama sekali lantaran habis dimakan burung.
"Makanya kami panen lebih awal saja daripada hasilnya terus menyusut," tandasnya.
Terpisah Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kulonprogo, Bambang Tri Budi Harsono mengungkapkan hasil pertanian di musim tanam ketiga ini sedikit mengalami penurunan. Penurunan terjadi karena pada awal masa tanam saja serangan wereng menimpa sejumlah areal pertanian di Kulonprogo.
Menurut dia, jika pada musim tanam ketiga periode 2012 lalu produktivitas rata-rata padi mencapai 8,6 ton per hektar, kini tinggal 7,6 ton per hektar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual