27 Dapur MBG di Boyolali Ditutup, Dana BGN dan IPAL Jadi Kendala
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Seorang wisatawan asing sempat terseret arus sungai Baron sejauh 20 meter. Lantaran tak bisa melawan arus, wisman tersebut dijemput dengan kapal milik Search And Rescue (SAR) Korwil II, Minggu (9/2/2014), Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari.
Koordinator SAR Korwil II Marjono menuturkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Wisman yang tidak diketahui namanya itu terseret arus sungai Baron. Ia tak kuat untuk berenang menepi.
Beruntung ada apung-apung penanda daerah rawan di Pantai Baron. Wisman tersebut berpegangan pada apung-apung tersebut sehingga masih bisa selamat. Namun, saking derasnya arus, wiswan beserta apung-apung sampai ikut terseret.
“Kami langsung menurunkan kapal jungkung milik SAR untuk menolongnya. Begitu kapal dekat ia bisa berenang mendekati kapal,” jelasnya, di Posko SAR Korwil II.
Namun, lantaran tidak bisa naik ke kapal, wisman tersebut berpegangan pada katir kapal. Wisman tersebut bisa dievakuasi dengan selamat ke tepi pantai. Setelah beristirahat sejenak, wisman pun bisa melanjutkan aktifitasnya. (Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Ledakan stasiun gas di Ras Laffan Qatar menewaskan 13 orang dan melukai 66 lainnya. Pemerintah pastikan bukan sabotase.
Kejari Sleman tahan anggota DPRD RA kasus korupsi hibah pariwisata 2020 dengan kerugian negara Rp10,95 miliar.
Munas NU 2026 bahas pengelolaan tambang. PBNU tetapkan aset 100% milik organisasi dan tekankan tata kelola berkelanjutan.
Sebanyak 12 tim dari 12 kota bersaing di MLSC All-Stars 2026 Kudus, ajang pembinaan sepak bola putri usia dini Indonesia.
Pemerintah targetkan 80% sampah tertangani 2029 lewat PSEL dan pemilahan dari sumber, dorong perubahan perilaku masyarakat.