Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Areal taman yang terdapat di selatan Stasiun Wates menjadi tempat relokasi pedagang kios yang terdampak penataan kawasan stasiun. Kendati demikian, pemkab Kulonprogo masih melobi PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk membangunkan kios sementara bagi pedagang di tempat yang disediakan.
Sekretaris Daerah Kulonprogo, Astungkoro, mengungkapkan, sudah menetapkan lokasi relokasi sementara bagi pedagang kios Stasiun Wates sesuai dengan keinginan mereka. “Mereka kan minta tidak jauh-jauh dari stasiun,” ujarnya, Rabu (12/2/2014).
Kendati demikian, ia masih menunggu kepastian dari PT KAI terkait ketersediaan pembangunan kios sementara di lahan relokasi. PT KAI, kata dia, meminta waktu dua minggu untuk memutuskan hal tersebut. Sementara, para pedagang juga sudah diberitahu dan selama proses ini mereka masih diizinkan berjualan di areal stasiun.
Terkait nasib pedagang kios untuk jangka panjang, Pemkab Kulonprogo belum dapat mengambil keputusan, mengingat yang terpenting saat ini mencari solusi bagi pedagang kios selama penataan kawasan stasiun berlangsung.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kulonprogo, Sri Hermintarti, menutuskan, saat ini hasil koordinasi Pemkab Kulonprogo dengan Kepala Daop VI sedang dilaporkan ke manajemen pusat PT KAI.
“Beberapa waktu lalu, Sekda sudah bertemu dengan Kepala Daop VI dan menjelaskan kalau pedagang tetap ingin berjualan di sekitar stasiun, sekalpun ada penataan,” tukasnya.
Diterangkannya, Daop VI belum dapat memberikan gambaran soal rencana penataan stasiun secara detail. Hanya saja, maksud dari penggusuran pedagang kios untuk memperluas areal parkir. Stasiun Wates termasuk kelas I, sehingga tidak boleh ada toko atau kios yang berada di dalamnya.
Kemungkinan, imbuhnya, lokasi relasi masih berada di sekitar Stasiun Wates, mengingat beberapa waktu lalu Dinas Pekerjaan Umum Kulonprogo melakukan pengukuran di areal tersebut dan diperkirakan dapat dibagi menjadi 12 kapling.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 21 September 2026 lengkap 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta ke Palur beserta tarif Rp8.000.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 21 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Senin 21 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Film Djamin Setia Selamanya mengangkat perjuangan Djamin Ginting sekaligus membawa pesan keberanian menghadapi tantangan bagi generasi kini.