OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Permukaan jalan yang licin karena tertutup abu vulkanik Gunung Kelud mengakibatkan lima kecelakaan lalu lintas di Kulonprogo dalam waktu yang berdekatan, Jumat (14/2/2014). Kendati demikian belum ada laporan korban jiwa dari kejadian tersebut.
Dari pantauan Harianjogja.com, satu buah mobil tergelincir dan masuk ke dalam selokan karena pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan di wilayah Dusun Toyan, Desa Triharjo, Kecamatan Wates. Kejadian serupa juga terjadi di Jalan Daendels, Desa Palihan, Kecamatan Temon, sebuah truk pengangkut gas elpiji tergelincir sehingga muatannya berhamburan dari bak.
Sementara, mobil Toyota Avanza AB 1852 JE merangsak ke areal persawahan karena ban slip di Dusun Mlangsen, Palihan, Temon. Kecelakaan lainnya terjadi di dekat gapura perbatasan Purworejo-Kulonprogo, satu minibus menabrak sebuah truk yang sedang parkir di rest area setempat. Sementara, di Dusun Demen, Kecamatan Temon, seorang pengendara motor ditabrak mobil dari arah belakang.
Petugas Unit Lantas Polsek Temon, Brigadir Eko Supriyanto, menyebutkan, kecelakaan termasuk kategori berat terjadi di Demen. Ketika itu, pengendara sepeda motor tergelincir di tengah jalan dan tiba-tiba sebuah mobil menubruk dari belakang.
“Hingga saat ini belum diketahui identitas korban yang mengalami luka berat dan sudah dilarikan ke rumah sakit,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.