BGN Tutup Dapur MBG Karangturi Usai Siswa SMKN 6 Semarang Keracunan
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kulonprogo, Ajun Komisaris Polisi Supriyanto mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara setelah hujan turun.
Menurut dia, kondisi jalan akan menjadi licin karena sisa-sisa abu yang terguyur hujan sehingga membahayakan pengendara kendaraan.
"Jangan terlalu kencang memacu kendaraan dan jika mengerem sewajarnya saja. Jangan mendadak karena bisa membuat ban selip sehingga kendaraan tergelincir," ujarnya, Kamis (20/2/2014).
Supriyanto menambahkan, telah terjadi enam kali kecelakaan selama abu vulkanis mengguyur Kulonprogo. Lima kecelakaan terjadi Jumat (14/2/2014) lalu. Sementara satu lagi terjadi Selasa (18/2/2014) lalu yang menimpa seorang perangkat Desa Tirtorahayu, Kecamatan Galur.
"Satu lagi, pengendara harus menjaga jarak aman dengan kendaraan lain agar pengereman kendaraan tidak dadakan ketika kendaraan di depan memperlambat lajunya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
BPBD Bantul telah menyalurkan 436.500 liter air bersih kepada 3.287 warga terdampak kekeringan selama musim kemarau hingga 3 Agustus 2026.
Lloyd's Market Association menyatakan kapal yang membayar tol Selat Hormuz kepada Iran berisiko kehilangan perlindungan asuransi.
Dana Brata membangun Bengkel Bebek Restorasi dari garasi kecil di Sleman. Usahanya membiayai kuliah hingga lulus sarjana dan membuka lapangan kerja.
Banyumas dan Kota Ipoh Malaysia menjajaki kerja sama pengelolaan sampah melalui pertukaran teknologi dan konsep zero waste to money.
Kuasa hukum Febrie Adriansyah mengungkap sembilan dugaan kejanggalan dalam proses hukum yang ditangani Kejaksaan Agung.