Lonceng Peringatan Dua Dekade Gempa Jogja
Dua puluh tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk memulihkan sisa-sisa reruntuhan, mempercantik tata kota, dan menyembuhkan luka fisik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kulonprogo, Ajun Komisaris Polisi Supriyanto mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara setelah hujan turun.
Menurut dia, kondisi jalan akan menjadi licin karena sisa-sisa abu yang terguyur hujan sehingga membahayakan pengendara kendaraan.
"Jangan terlalu kencang memacu kendaraan dan jika mengerem sewajarnya saja. Jangan mendadak karena bisa membuat ban selip sehingga kendaraan tergelincir," ujarnya, Kamis (20/2/2014).
Supriyanto menambahkan, telah terjadi enam kali kecelakaan selama abu vulkanis mengguyur Kulonprogo. Lima kecelakaan terjadi Jumat (14/2/2014) lalu. Sementara satu lagi terjadi Selasa (18/2/2014) lalu yang menimpa seorang perangkat Desa Tirtorahayu, Kecamatan Galur.
"Satu lagi, pengendara harus menjaga jarak aman dengan kendaraan lain agar pengereman kendaraan tidak dadakan ketika kendaraan di depan memperlambat lajunya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua puluh tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk memulihkan sisa-sisa reruntuhan, mempercantik tata kota, dan menyembuhkan luka fisik
Iran menegaskan gencatan senjata dengan AS mencakup Lebanon dan memperingatkan AS serta Israel atas setiap potensi pelanggaran.
Bantul peringati Hari Lahir Pancasila 2026, tekankan persatuan, toleransi, dan penguatan nilai kebangsaan di tengah tantangan global.
Arus kendaraan di Tol MBZ meningkat 45,6 persen saat libur Waisak 2026. Sebanyak 82.314 kendaraan melintas di kedua arah.
Polda Jateng membongkar sindikat penipuan daring berkedok investasi kripto di Sukoharjo. Sebanyak 39 tersangka diamankan, termasuk 11 WNA.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah menjaga Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia dalam perayaan Waisak 2026.