Harga BBM Hari Ini Kamis 24 September 2026, Pertamax Tetap
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menginstruksikan setop keramaian jelang pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) tingkat SMA/SMK/MA, 14-16 April nanti. Tujuannya agar pelajar bisa berkonsentrasi dalam melaksanakan UN sehingga membuahkan hasil positif.
Larangan memberikan izin untuk membuat acara keramaian jelang UAN sudah dicanangkan sejak lama sehingga Kota Binangun tidak ada acara keramaian apa pun akhir pekan jelang UAN ini.
''Pusat keramaian di sini adalah Alun-Alun Wates. Kami sudah instruksikan tidak ada keramaian apa pun di kawasan itu. Kondisi itu juga berlaku di semua wilayah sehingga tidak mengganggu konsenstrasi siswa menghadapi UAN," ujar Hasto kepada Harian Jogja, baru-baru ini.
Bupati juga mengimbau kepada semua calon legislator yang yakin mendulang suara maksimal dalam Pemilu tidak membuat acara keramaian terlalu dini. Tujuannya sama, memberikan suasana tenang bagi para pelajar dalam menghadapi UAN.
"Kebetulan UAN berlangsung pada masa momen-momen sekitar Pemilu. Saya saya berharap hiruk pikuk Pemilu yang sudah selesai bisa memberikan iklim kondusif sehingga tidak merusak konsenstrasi siswa," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Sebanyak 29.493 siswa di 90 sekolah Kulonprogo mengikuti Pemilos serentak berbasis E-Voting sebagai pendidikan demokrasi dan politik awal.
Thomas Sugiarto Oentoro resmi menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia. Simak profil, perjalanan karier, pendidikan, dan susunan direksi terbaru.
Pemain timnas Laos Soukphachan Lueanthala ditangkap terkait dugaan penyuapan, perjudian ilegal, dan manipulasi laga Piala AFF 2026.
Setahun hadir, aplikasi TRING! Pegadaian mencatat lebih dari 7,5 juta nasabah dan 48 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp113 triliun.
Defisit APBN September 2026 mencapai Rp319 triliun atau 1,24% PDB. Angka ini turun 14,13% dibandingkan September 2025.