Pelaku Usaha DIY Tertekan, Stimulus Dinanti
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menginstruksikan setop keramaian jelang pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) tingkat SMA/SMK/MA, 14-16 April nanti. Tujuannya agar pelajar bisa berkonsentrasi dalam melaksanakan UN sehingga membuahkan hasil positif.
Larangan memberikan izin untuk membuat acara keramaian jelang UAN sudah dicanangkan sejak lama sehingga Kota Binangun tidak ada acara keramaian apa pun akhir pekan jelang UAN ini.
''Pusat keramaian di sini adalah Alun-Alun Wates. Kami sudah instruksikan tidak ada keramaian apa pun di kawasan itu. Kondisi itu juga berlaku di semua wilayah sehingga tidak mengganggu konsenstrasi siswa menghadapi UAN," ujar Hasto kepada Harian Jogja, baru-baru ini.
Bupati juga mengimbau kepada semua calon legislator yang yakin mendulang suara maksimal dalam Pemilu tidak membuat acara keramaian terlalu dini. Tujuannya sama, memberikan suasana tenang bagi para pelajar dalam menghadapi UAN.
"Kebetulan UAN berlangsung pada masa momen-momen sekitar Pemilu. Saya saya berharap hiruk pikuk Pemilu yang sudah selesai bisa memberikan iklim kondusif sehingga tidak merusak konsenstrasi siswa," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Program beasiswa Jepang dinilai memperkuat hubungan Indonesia. Alumni berperan besar dalam pembangunan dan kerja sama bilateral.
Spanyol wajib menang lawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026. Simak prediksi, jadwal, dan susunan pemain lengkapnya.
Kurang tidur dan stres bisa ganggu hormon kortisol. Waspadai dampaknya bagi kesehatan dan cara menjaga keseimbangannya.
PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) resmi membuka ‘Rumah Sahabat’ di area outdoor Senayan City pada Sabtu (20/6) dan Minggu (21/6)
Kaesang perkuat citra PSI sebagai partai anak muda, tapi elektabilitas masih 1,9% di bawah ambang parlemen.