Anak Diduga Bunuh Ayah di Boyolali Jalani Observasi Kejiwaan
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Pedagang menurunkan ketela di Pasar Telo, belum lama ini (Harian Jogja/Mediani Dyah Natalia)
Harianjogja.com, JOGJA–Produksi ubi kayu dan jagung di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sempat mengalami kelebihan dibandingkan kebutuhan atau surplus. Namun surplus produksi ini tidak membuat DIY ingin mengekspor bahan makanan ini ke luar daerah.
Alasannya, surplus produksi ubi kayu dan jagung ini biasanya terjadi tidak terjadi rutin setiap bulannya. Surplus produksi ubi kayu dan jagung ini terjadi setahun hanya sekali saja.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) DIY, Eko Witoyo mengatakan pantauannya di lapangan surplus ubi kayu dan jagung tidak terjadi setiap bulan.
“Jika hanya terjadi sesaat saja kami juga belum bisa memberikan keputusan akan diekspor atau semacamnya. Kami takut saat diekspor nanti malah tidak bisa berkelanjutan,” jelas Eko saat dihubungi Harianjogja.com, baru-baru ini.
Eko menambahkan selama ini menurut pantauan Disperindagkop di lapangan surplus dua komoditas ini terjadi pada saat akhir tahun. Pasalnya pada saat itu banyak petani memutuskan untuk menanam ubi kayu dan jagung karena tidak bisa ditanami padi.
“Banyak hal yang memengaruhi, salah satunya untuk memutus kehidupan tikus. Sebab jika sawah hanya ditanami padi terus, maka tikus akan berkembang biak menjadi banyak. Selain tentu masalah air yang kurang mengalir lancar saat musim kemarau,” jelas Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Pieter Huistra kecewa setelah PSS Sleman kalah dari Garudayaksa FC. Dua gol mudah dan kartu merah Kevin Gomes menjadi sorotan.
Kunjungan wisman ke DIY pada September 2026 turun 12,96% secara bulanan. Low season dan gangguan penerbangan akibat abu vulkanik menjadi faktor penyebab.
PLN UID Yogyakarta mengajak masyarakat menjaga lingkungan sekitar jaringan listrik dan melaporkan potensi gangguan menjelang musim hujan 2026/2027.
Trump masih mengutamakan diplomasi dengan Iran meski Netanyahu mendesak AS kembali melancarkan serangan militer setelah pemilu sela.
Muhammadiyah mendukung langkah Polri memberantas vape mengandung narkoba karena sejalan dengan fatwa haram penggunaan rokok elektrik sejak 2020.