Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polsek Wonosari belum mengantongi identitas pelaku eksibisonis yang beraksi di Sekolah Dasar Wonosari Baru sejak dua pekan lalu. Polisi masih menelusuri pelaku dari ciri-ciri si eksibisionis itu.
Kepala Polsek Wonosari Komisaris Polisi Kuswanto mengaku dari sekolah dan masyarakat sekitar SD, polisi sudah mendapat keteranga terkait dengan ciri-ciri fisik pelaku dan kendaraan yang dibawa. “Masih ditelusuri identitas pelaku,” ujarnya, Minggu (27/4/2014).
Dua pekan kemarin, murid-murid Wonosari Baru dibuat resah dengan perilaku eksibisionis pria misterius, yang memamerkan alat kelamin. Untuk menghindari pelecehan seksual, sekolah melarang siswanya keluar halaman sebelum dijemput keluarga.
Kepala SD Wonosari Baru Nunuk Sukarni menuturkan pelaku datang dengan menggunakan sepeda motor langsung menuju kerumunan siswa yang akan pulang, di depan gedung sekolah. “Tiba-tiba langsung beraksi,” kata Nunuk, Sabtu (26/4/2014).
Ada sekitar enam kali tindakan tak senonoh pria misterius itu di depan gedung Wonosari Baru. Pria misterius itu berciri-ciri mengenakan jaket hitam, helm warna hitam, kulit sawo matang, tubuh besar “Kalau motornya menurut keterangan siswa-siswi ganti-ganti,” ucap Nunuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.