SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Ilustrasi kampenye PDIP di Boyolali (Dok/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Perolehan suara PDIP yang signifikan pada Pemilu Legislatif 9 April lalu membuat partai ini mulai berhitung untuk menghadapi Pilkada 2015 nanti.
Wakil Ketua Bidang Politik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DIY Esty Wijayati mengatakan, dengan perolehan kursi DPRD Gunungkidul yang mencapai 25% tidak menutup kemungkinan untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati dari internal partai.
Namun saat ini, belum ada keputusan partai tentang siapa yang bakal diusung menjadi calon bupati Gunungkidul.
“Kami memang ingin mendorong kader internal partai. Saya kira banyak kader PDIP yang potensial,” kata Esty, Senin (28/4/2014).
Menurut Esty, salah satu kader potensial yang bisa maju dalam pemilukada adalah Budi Utama, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Gunungkidul. Budi yang juga menjabat Ketua DPRD Gunungkidul memang santer disebut-sebut bakal diusung partainya menjadi calon bupati.
Namun menurut Ketua Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) Benyamin Sudarmadji, Budi Utama terkesan malu-malu untuk mencalonkan diri menjadi calon bupati Gunungkidul 2015 mendatang.
Menurut Benyamin, Budi Utama jika ingin mencalonkan diri harus memproklamirkan diri dari sekarang dan mulai mengenalkan kepada masyarakat Gunungkidul. “Harusnya kalau Budi Utama mau naik harus dari sekarang,” ucap Benyamin saat dihubungi, Senin (28/4/2014).
Sementara itu, Budi Utama mengatakan sampai saat ini belum ada keputusan partai untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul. Ia mengaku masih konsentrasi melaksanakan kewajiban sebagai Ketua DPRD Gunungkidul dan persiapan menghadapi Pilpres 9 Juli mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.