Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Harianjogja.com, JOGJA-Kereta Api (KA) Bogowonto yang anjlok pada Minggu (4/5/2014) mengakibatkan sejumlah kereta menuju Jakarta dan sebaliknya harus berjalan memutar. Akibatnya kedatangan dan keberangkatan KA menjadi terlambat dan terjadi penumpukan penumpang.
Manajer Humas Daerah Operasi (Daops) VI Jogja, Bambang Setyo Prayitno mengungkapkan, akibat anjloknya KA Bogowonto perjalanan sejumlah kereta menuju Jakarta dan sebaliknya mengalami keterlambatan karena jalur Cirebon terhalang. Alhasil KA dari Jakarta harus memutar melalui jalur Cirebon-Tegal-Prupuk-Kroya.
“Jelas mengalami keterlambatan tiga sampai empat jam karena lebih jauh. Tambahan jarak 116 kilometer,” papar Bambang.
KA yang datang terlambat juga mengakibatkan penumpang di Stasiun Tugu maupun Stasiun Lempuyangan penumpung. KA Taksaka, misalnya, yang seharusnya tiba pukul 08.00 WIB di Stasiun Tugu, hingga pukul 11.30 WIB belum juga tiba.
Selain itu Daop VI juga terpaksa membatalkan perjalanan dua KA, yaitu KA Ajisaka jurusan Lempuyangan-Kutoarjo dan KA Sidomukti jurusan Jogja-Solo. Kedua KA tersebut diakui Bambang, dibatalkan untuk menghemat waktu kedatangan dan keberangkatan KA dari dan menuju Jakarta.
“Supaya tidak terlalu lama menunggu,” kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, syarat, biaya perpanjangan SIM, dan layanan Drive Thru MPP Kota Jogja.
Cakupan UHC Bantul turun tipis menjadi 98,67 persen pada Juli 2026. Dinkes memastikan angka tersebut masih di atas target minimal 98 persen dengan dukungan angg
Belanja pegawai Pemkot Jogja masih 35,7 persen dari APBD 2026. BPKAD menekan anggaran melalui pembatasan rekrutmen ASN dan memanfaatkan tingginya angka pensiun
Warga Kalidadap, Selopamioro, Imogiri, Bantul harus menyedot air dari Sendang Wonosari saat kemarau. Sumur mengering dan jaringan air bersih belum menjangkau.
Pemkab Bantul menyiapkan strategi memenuhi batas belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027 dengan meningkatkan PAD, menerapkan zero minus growth ASN, dan mem