Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Harianjogja.com, JOGJA-Kereta Api (KA) Bogowonto yang anjlok pada Minggu (4/5/2014) mengakibatkan sejumlah kereta menuju Jakarta dan sebaliknya harus berjalan memutar. Akibatnya kedatangan dan keberangkatan KA menjadi terlambat dan terjadi penumpukan penumpang.
Manajer Humas Daerah Operasi (Daops) VI Jogja, Bambang Setyo Prayitno mengungkapkan, akibat anjloknya KA Bogowonto perjalanan sejumlah kereta menuju Jakarta dan sebaliknya mengalami keterlambatan karena jalur Cirebon terhalang. Alhasil KA dari Jakarta harus memutar melalui jalur Cirebon-Tegal-Prupuk-Kroya.
“Jelas mengalami keterlambatan tiga sampai empat jam karena lebih jauh. Tambahan jarak 116 kilometer,” papar Bambang.
KA yang datang terlambat juga mengakibatkan penumpang di Stasiun Tugu maupun Stasiun Lempuyangan penumpung. KA Taksaka, misalnya, yang seharusnya tiba pukul 08.00 WIB di Stasiun Tugu, hingga pukul 11.30 WIB belum juga tiba.
Selain itu Daop VI juga terpaksa membatalkan perjalanan dua KA, yaitu KA Ajisaka jurusan Lempuyangan-Kutoarjo dan KA Sidomukti jurusan Jogja-Solo. Kedua KA tersebut diakui Bambang, dibatalkan untuk menghemat waktu kedatangan dan keberangkatan KA dari dan menuju Jakarta.
“Supaya tidak terlalu lama menunggu,” kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.