Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Harianjogja.com, JOGJA- Pada Senin (26/5/2014) sore, PT Angkasa Pura I bersama investor GVK dari India melakukan audensi dengan Gubernur DIY di Kantor Gubernur, Kepatihan.
Ketua Tim Percepatan yang tak lain Sekretaris Daerah Pemda DIY Ichsanuri mengatakan, materi yang mencakup batasan lahan bandara untuk sosialisasi tengah dipersiapkan. “Semoga saja pertengah Juni materinya sudah siap,” ujarnya.
Head Corporate Planning and Performance PT Angkasa Pura I Yudhaprana Sugarda mengatakan, dokumen Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) sekarang ini posisinya masih berada di Kementerian Perhubungan, namun secara prinsip sudah tidak ada masalah dengan PT Jogja Magasa Iron. Sebab, mereka setuju untuk memundurkan lokasi pabrik pengolahan pasir besi.
“Sehingga tinggal persetujuan dengan warga,” ujarnya.
Ia menarget pada 2015, konstruksi sudah harus bisa dilaksanakan untuk mengejar operasional bandara 2017. Dengan digagas sebagai konsep airport city, kata dia, praktis bakal membutuhkan waktu panjang untuk mebangun infrasktrukturnya, apalagi gubernur menghendaki budaya lokal dalam arsitektur bandara.
Beberapa infrastruktur itu di antaranya adalah kebutuhan sarana air bersih, listrik, telepon hingga terminal inti bandara. Serta, fasilitas penunjang kereta api dan jalan tol. “Saat ini, kami baru susun basic design terminal,” katanya.
Dalam kesempatan yang berbeda, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menyambut baik kabar telah selesainya pembahasan KKOP di Kementerian, meski dokumen resminya belum ia terima. “Sehingga ketika ada warga yang merasa ragu-ragu, sido opo ora (jadi apa tidak) bandara, jawabannya jadi,” ulasnya.
Ia mengatakan, Pemkab Kulonprogo telah bekerja dengan tim kecil untuk membujuk warga menerima rencana megaproyek itu dengan memaparkan mengenai keuntungan pembangunan bandara itu bagi DIY. Dalam seminggu, kata dia, bisa dua sampai tiga kali tim itu mensosialisasikan dari satu kelompok ke kelompok lainnya.
“Diskusi yang harus dibangun sekarang ini, bagaimana pembangunan bandara itu justru membuat warga yang direlokasi tidak sejahtera,”katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Marc Marquez menyebut Indonesia sebagai balapan terburuk baginya. Ini alasan Mandalika menjadi kekhawatiran jelang MotoGP Indonesia 2026.
Apakah Anda mudah jatuh cinta dan mengidealkan pasangan? Kenali 7 ciri hopeless romantic agar tidak terjebak dalam hubungan buruk. Simak tanda-tandanya di sini!
Daihatsu kembali menghadirkan keseruan Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 di Batam. Berlangsung pada 2–6 September 2026 di Mega Mall Batam Centre
BPBD Gunungkidul menyiapkan perpanjangan status siaga kekeringan hingga akhir November dan mengajukan 5.000 tangki air bersih.
Demo mahasiswa UGM digelar sore ini. Simpang Gramedia direkayasa situasional, berikut titik pengalihan dan rute alternatif bagi pengendara.