Kebakaran Kandang Bebek di Boyolali, 2.500 Ekor Mati Terpanggang
Kebakaran kandang bebek di Boyolali diduga akibat korsleting listrik. Sebanyak 2.500 ekor bebek mati dan kerugian ditaksir Rp100 juta.
Harianjogja.com, JOGJA- Uskup Agung Semarang Mgr. Johannes Pujasumarta menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa kekerasan bernuansa agama di DIY yang dikenal sebagai kota toleran.
“Saya berpikir kekerasan itu melukai, menciderai Yogyakarta sebagai city of toleran,” ujarnya kepada wartawan usai berkunjung ke Kantor Gubernur, Komplek Kepatihan, Rabu (4/6/2014).
Kunjungannya ke gubernur itu berkaitan dengan peresmian renovasi Sendangsono, Kulonprogo, tempat ziarah umat Khatolik 16 Juni ini. Sebagai kota toleran, ia melanjutkan, semestinya keberagamaan di DIY dapat dijaga sebaik- baiknya dengan saling menghargai dalam segala dimensi kehidupan.
Dengan adanya peristiwa kekerasan di rumah Direktur Galangpress Julius Felicianus di Komplek STIE YKPN Ngaglik Sleman saat digelar doa rosario, ia berencana untuk melakukan upaya rekonsilisasi kehidupan beragama. Namun rencana itu sedianya dilakukan setelah pemulihan korban kekerasan di rumah Julius.
Kondisi paling parah dialami Julius. Pundaknya patah. Sedangkan Nur Wahid yang sebelumnya mengalami cidera sudah pulang, sementara anak Wahid berinisial T yang disetrum menggunakan alat setrum portable juga sudah bisa dibawa pulang. Paska kejadian kekerasasan Kamis (29/5/2014) malam lalu itu, mereka dilarikan di Rumah Sakit Panti Rapih.
“Saya harap masih ada kehendak baik dari siapapun untuk berekonsiliasi, karena mereka yang terluka itu tidak berani pulang, takut terhadap ancaman-ancaman berikutnya,” ujarnya.
Sedangkan untuk upaya hukum, Pujasumarta mengatakan telah meminta Paroki Banteng untuk melibatkan diri. Ia mengatakan, sudah ada orang- orang yang mengupayakan untuk melakukan adokasi namun bukan atas nama gereja. Melainkan pribadi- pribadi yang dirugikan akibat kekerasan atas nama agama tersebut.
Mendesak penegak hukum untuk tegas menangkap pelaku hingga akarnya, ia bercerita soal petuah Entik- Entik Sitemunggul. Konon cerita itu bermakna ada upaya untuk melakukan pelenyapan, sehingga sampai ingin membunuh yang lebih mengungguli.
Menurut dia, kekerasan bernuansa agama itu tidak akan dapat dipertanggungjawabkan selama masih menjadi kemungkinan- kemungkinan siapa pelakunya.
“Oleh karena itu, silahkan orang- orang yang berwajib malakukan investigasi penyelidikan sampai penemuan siapa dalang dari peristiwa itu,” ujarnya. Sebab, tambah dia, kekerasan merupakan solusi yang buruk untuk membangun masyarakat yang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran kandang bebek di Boyolali diduga akibat korsleting listrik. Sebanyak 2.500 ekor bebek mati dan kerugian ditaksir Rp100 juta.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Kemenhub siapkan 39 bandara baru untuk memperkuat konektivitas nasional dan dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Perpres ojol resmi terbit, potongan aplikasi maksimal 8 persen mulai Juli 2026, driver dapat perlindungan lebih kuat.
Pemerintah siapkan peluncuran GovTech Oktober 2026, integrasi 27 ribu aplikasi dan dukungan AI untuk layanan publik..
Kulonprogo salurkan bantuan alsintan untuk petani, tekan biaya produksi dan tingkatkan hasil panen.