Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY yang baru, Loeke Larasati Agoestina menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus korupsi yang tengah ditangani institusi Koprs Adhiyaksa yang dipimpinnya.
Dia mengaku akan melanjutkan prestasi yang sudah ditorehkan dari pejabat yang lama.
Namun demikian, Loeke butuh waktu untuk mempelajari dan mengevaluasi kasus yang ada di Kejati DIY. “Saya akan evaluasi dulu, akan pelajari dulu untuk saya melakukan langkah ke depan,” kata dia disela-sela acara pisah sambut dengan kajati lama Suyadi.
Disinggung soal kekhawatiran masyarakat akan adanya intervensi kasus sehingga kasus terkesan lamban ditangani, Loeke menyatakan, akan berupaya dan berharap tim yang akan dikomandoinya bersih. “Pada prinsipnya berharap tim saya klir clear dan clean tetap pada prosedur yang harus dilakukan,” tandas mantan Wakil Kepala Kejati Kepulauan Riau ini.
Segera Ekspose
Namun untuk hasilnya apa, Pindo belum bisa menyampaikan ke publik karena PKN akan ditangani oleh BPKP perwakilan DIY. “Nanti Jumat besok akan ada perwakilan BPKP DIY kesini untuk ekspose,” imbuh Pindo
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Karhutla di kawasan Gunung Bromo berdampak pada 899,35 hektare. Tim gabungan mengerahkan dua helikopter untuk water bombing.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
BGN meminta guru mengedukasi siswa agar MBG dikonsumsi sesuai ketentuan dan tidak dibawa pulang karena berisiko memicu keracunan.
IHSG ditutup turun 1,53% ke 6.267,88. Pasar menanti hasil tinjauan MSCI Agustus yang diumumkan 12 Agustus 2026.