Terungkap! Motif Bayi Ditinggal di KA Sancaka Solo, Ini Kronologinya
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Harianjogja.com, BANTUL – Bocah berumur tujuh tahun sebut saja Putra (nama samaran) warga Kecamatan Bambanglipuro mengalami tindak kekerasan seksual.
Alat kelamin korban diremas oleh pelaku bernama Budi alias Kijing, 40, tidak lain tetangganya sendiri. Kejadian dialami korban berujung sakit dan kini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, Senin (16/6/2014).
Seperti dilaporkan paman korban, R, dari pengakuan korban perbuatan, dilakukan pelaku pada Minggu (8/6/2014) silam. Saat itu korban sedang mengendarai sepeda berbarengan dengan temannya melintas kuburan. Mereka tiba-tiba dicegat pelaku. Tanpa alasan yg jelas pelaku langsung mendekap korban. Saat itulah kemaluan korban diremes hingga merasa kesakitan.
"Ternyata tidak hanya dilakukan sekali ini. Sebelumnya juga menimpa adik korban tapi tidak separah sekarang," kata R saat melapor sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polres Bantul.
R menambahkan alasan kuat perbuatan pelaku dilaporkan karena korban mengalami kesakitan. Saat ini korban mengalami gangguan pada saluran kencing. "Kalau buang air nangis kesakitan,” imbuh R.
Rusman mengakui sejak kejadian tidak senonoh dialami korban, awalnya tidak mau mengaku penyebabnya. Namun karena kemaluan korban makin sakit korban akhirnya menceritakan perbuatan Kijing.
Kepala SPK Polres Bantul, Ipda Supardjiman membenarkan adanya laporan pihak korban yang akan segera dilimpahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Pemeriksaan medis akan dilakukan manakala dipandang perlu menguatkan laporan korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
KPK menghormati pelimpahan kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung dan memastikan terus memantau perkembangan penyidikannya.
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen lolos Program Sekolah Garuda Transformasi bermodal 1.900 prestasi nasional dan internasasional.
Pemkab Sleman masih menerapkan WFH bagi ASN. Namun, baru 7,6% pegawai memanfaatkannya meski kuota kerja dari rumah mencapai 25%.
Haedar Nashir menilai korupsi menjadi salah satu persoalan terbesar Indonesia dan mendesak Presiden memimpin langsung pemberantasan korupsi.
Dua pelajar DIY resmi diberangkatkan mengikuti pelatihan Paskibraka Nasional di Jakarta sebelum bertugas pada HUT Ke-81 RI di Istana Negara.