Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Petani menyiangi tanaman padi di areal perasawahan di Pundong, Bantul, DI. Yogyakarta, Kamis (02/01/2014). Badan Pusat Statistik (BPS) DIY menyampaikan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) DIY pada Desember 2013 mencapai angka 103,15 atau mengalami penurunan sebesar 0,57% dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya. Sedang harga gabah kualitas GKP sebesar Rp 4.556 per kilogram di tingkat petani, atau turun 3,71% dari bulan sebelumnya.
Harianjogja.com, SLEMAN- Menghadapi Asean Economic Community (AEC) 2015, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Sleman, Pustopo, menyatakan pihaknya telah siap.
"Mau tidak mau harus siap. Langkah selanjutnya tentu menyiapkan sektor UKM (Usaha Kecil dan Menengah) agar berani bersaing, berkompetisi, dan meningkatkan kualitas,” ujar Pustopo, baru-baru ini.
Pustopo menambahkan, kesiapan menyambut AEC 2015 tidak hanya menjadi tanggungan pemerintah saja. Para pelaku UKM disebut memiliki peranan penting. “UKM harus segera mendapat sosialisasi serta strategi menghadapi perdagangan bebas di ASEAN ini,” papar Pustopo.
Pihak Dinas Perindagkop Sleman juga meminta pemerintah pusat membantu pihaknya menyosialisasikan AEC 2015. “Kita tidak mau hanya menjadi pasar saja," kata Pustopo menegaskan.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman, Widi Sutikno berharap pemerintah pusat juga memberikan gambaran langkah konkret bagi kalangan petani. Selain UKM, menurut Widi, petani juga harus diberikan bekal cukup untuk menghadapi pasar bebas.
“Mereka harus bagaimana itu lah yang harus kita pikirkan. Kalau meningkatkan kualitas, tentu mereka sudah sadar akan hal itu,” ucap Widi.
Dia lalu menambahkan, petani dan masyarakat juga hendaknya mulai belajar bahasa negara ASEAN lain agar memperlancar proses transaksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.