Advertisement
LELANG KENDARAAN DINAS : Persaingan Ketat, Peserta Adu Borong
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO— Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kulonprogo gelar lelang terbuka puluhan kendaraan dinas. Lelang terbuka tersebut diikuti sekitar 157 peserta dan berlangsung secara ketat.
"Peserta lelangnya banyak, pasrah saja. Karena sepertinya persaingannya ketat, ada yang berani beli borongan juga," ujar Dewi, 35, salah satu peserta lelang asal Desa Bendungan, Wates, ditemui di sela-sela acara lelang kendaraan dinas pemerintah Kulonprogo di Balai Desa Wates, Selasa (11/11/2014).
Advertisement
Dewi mengaku baru satu kali itu mengikuti lelang kendaraan dinas. Dia mengatakan, harga sepeda motor yang dibanderol murah membuatnya tertarik. Sebagai petani, dia mengaku membutuhkan kendaraan yang dapat digunakan ke ladang dan untuk mengangkut jerami.
"Saya sudah ada sepeda motor, tapi sayang kalau dipakai buat ke sawah. Jadi saya mau cari yang murah saja. Lalu diajak teman ikut lelang ini," ungkap Dewi.
Sementara itu, Bardi, 56, warga Bantul mengaku sudah sering mengikuti lelang aset milik pemerintah daerah. Dia mengatakan, untuk lelang yang digelar Pemerintah Kulonprogo sudah beberapa kali dikutinya.
Dia berharap, lelang kali ini dia bisa membawa pulang lima mobil dan beberapa sepeda motor.
"Kalau tidak dapat lima, setidaknya bisa bawa dua mobil dan beberapa motor. Nantinya akan saya perbaiki dan saya jual lagi," ujar Bardi.
Kepala Bidang Aset DPPKA Kulonprogo Taufik Amrullah mengatakan, sesuai dengan Peraturan Kemendagri nomor 17 tahun 2007, barang atau aset milik daerah yang sudah tidak lagi dapat dipakai dan tidak lagi efisien, karena biaya pemeliharaan yang terlalu tingga, maka dapat dilakukan penghapusan. Penghapusan tersebut dilakukan secara lelang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemerintah Umumkan BHR 2026, Grab Siapkan Rp110 Miliar untuk Mitra
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Kembali Longsor, Jalur di Tanjakan Clongop Gedangsari Ditutup
- Cuaca Ekstrem Terjang DIY, Gunungkidul Paling Terdampak
- Polda DIY Matangkan Pengamanan Lebaran Lewat Latpraops Ketupat Progo
- Zakat Fitrah 2026 di DIY Rp45.000, Baznas Jamin Tak Terkait MBG
- Tebing 25 Meter Masih Labil, Warga Sriharjo Bantul Diminta Mengungsi
Advertisement
Advertisement



