Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Sleman masih kekurangan armada pelayanan sampah
Harianjogja.com, SLEMAN-Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Sunartono mengakui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman masih kekurangan armada pengangkut sampah.
Hal itu secara tidak langsung juga mempengaruhi kualitas pelayanan persampahan yang belum merata di seluruh wilayah Sleman.
Saat ini jumlah armada pengangkut sampah yang ada sebanyak 25 unit truk dan satu unit motor roda tiga. Armada truk yang beroperasi dalam dua kali sehari itu baru mampu melayani 30 jalur dan 12 transfer depo.
Pelayanan itu baru bisa menjangkau instansi pemerintah, sekolah, perumahan, dan sekitar wilayah perkotaan.
“Jadi masih ada beberapa wilayah yang belum terlayani sehingga ini juga menyebabkan pembuangan sampah liar,” kata Sunartono pada puncak peringatan hari peduli sampah 2015 di Lapangan Denggung, Sabtu (21/2/2015).
Sunartono mengungkapkan, Pemkab Sleman berusaha menanggulangi pembuangan sampah liar dengan mencoba bersinergi dengan masyarakat dan melakukan patroli sampah.
“Selain itu, jika terjadi penumpukan sampah liar di suatu lokasi, masyarakat diharapkan proaktif mengevakuasinya atau melaporkan kepada pemerintah agar kami bisa menindaklanjutinya,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah ditutup melemah ke Rp18.049 per dolar AS. Sentimen global, konflik Timur Tengah, dan harga minyak jadi pemicu utama.
Sertifikasi halal di desa wisata dinilai mampu meningkatkan kepercayaan wisatawan sekaligus mendorong ekonomi masyarakat.
Nilai TKA Matematika SMP Kulonprogo di bawah standar, Disdikpora siapkan intervensi serius untuk perbaikan pembelajaran.
Bayi orangutan Sumatera lahir di alam liar Aceh, jadi bukti keberhasilan rehabilitasi dan perlindungan habitat.
Korlantas Polri gelar Operasi Patuh 2026, fokus kurangi pelanggaran dan kecelakaan dengan ETLE hingga 60 persen.