OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Kaos korban yang ditemukan oleh Tim SAR, Jumat (6/3). (JIBI/Harian Jogja/dok. SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul)
Kecelakaan laut di Pantai Jungwong masih nihil, tetapi tim SAR menemukan kaos korban.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pencarian wisatawan yang hanyut di Pantai Jungwong, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo hingga kemarin masih belum membuahkan hasil. Namun, Tim Search And Rescue (SAR) berhasil menemukan kaos korban.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Handoko mengatakan pencarian pada Jumat (6/3/2015) dilakukan dengan satu unit kapal 10 GT dan dua perahu jungkung 15 PK. Ada pun personil yang dikerahkan yakni 20 orang. Hingga pukul 18.30 WIB, pencarian belum membuahkan hasil.
“Kami menemukan kaos korban berwarna abu-abu. Penemuannya sekitar 30 meter dari tempat kejadian,” ujar dia ketika dihubungi Harianjogja.com,
Jumat (6/3/2015).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Pemerintah siapkan digital single ID berbasis AI untuk bansos lebih tepat sasaran dan kurangi kebocoran anggaran.
Kasus pesta di kelab malam Karawang, 3 tersangka ditetapkan. Pemprov Jabar siapkan pembinaan bagi pelajar yang terlibat.
Kemenhaj bongkar kasus penipuan haji 2026 di Makkah, dari badal haji fiktif hingga penggelapan dana miliaran rupiah.
Program Koperasi Desa Merah Putih di Batang masih menghadapi kendala regulasi, lahan, dan pembangunan. Simak kondisi terbaru dan tantangannya.
Tak hanya Parangtritis, pantai-pantai di Bantul bagian barat kini jadi favorit wisatawan yang mencari suasana tenang dan nyaman.