PKS Bantul Beri Penghargaan Ibu Inspiratif di Hari Ibu 2025
PKS Bantul memberikan penghargaan kepada ibu-ibu inspiratif dan tangguh dalam rangka peringatan Hari Ibu 2025.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Ilustrasi
Lalu lintas Jogja, mengenai Pisowanan Ageng digelar hari ini. Jalan Malioboro pun ditutup dua jam.
Harianjogja.com, JOGJA-Mulai pukul 14.00-16.00 WIB, hari ini, semua kendaraan dilarang melintas Jalan Malioboro karena jalur tersebut akan digunakan kirab budaya dalam rangka peringatan 26 tahun Sri Sultan Hamengku Buwono X bertahta. Acara tersebut juga sekaligus launching logo baru 'Jogja Istimewa'.
Jalan Malioboro ditutup mulai dari Jalan Mataram. Kendaraan yang melintas jalur tersebut akan dialihkan ke Jalan Abu Bakar Ali langsung menuju Kota Baru. Sementara kendaraan yang akan menuju Jalan Senopati akan dialihkan ke Jalan Brigjen Katamso. Adapun kendaraan yang melintas Jalan KH Ahmad Dahlan akan dialihkan ke Jalan Bhyangkara di Simpang RS PKU Muhammadiyah Jogja.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Jogja Komisaris Polisi Sugiyanta mengatakan, penutupan jalan dilakukan karena bakal digunakan untuk pawai budaya menyambut logo baru Jogja. Sedikitnya lebih dari 3500 orang bakal terlibat.
"Sebanyak 350 personel kepolisian Polresta Jogja dibantu Polsek untuk mengatur lalu lintas," kata Sugiyanta saat dihubungi Jumat (6/3/2015)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta memberikan diskon tiket kereta api 30 persen untuk 30 KA ekonomi komersial selama libur sekolah 2026.
Iran mengecam serangan AS ke fasilitas radar di Sirik dan Pulau Qeshm. Teheran menilai tindakan itu melanggar gencatan senjata dan mengancam stabilitas kawasan.
Jadwal KRL Solo–Jogja Minggu 7 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Bulog mempercepat penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan. Stok beras nasional mencapai 5,3 juta ton dan dinilai aman untuk menjaga harga beras.
Anggota Polres Tuban berinisial TS meminta maaf atas video viral yang melibatkan dirinya. Korban menerima permintaan maaf dan memilih jalur damai.