Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X meresmikan embung Batara Sriten dan menjanjikan perbaikan jalan menuju kawasan tersebut
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Gubernur DIY Sri Sultan HB X berjanji akan memberikan bantuan perbaikan infrastruktur menuju kawasan Embung Batara Sriten di Dusun Sriten, Desa Pilangrejo, Kecamatan Ngilpar.
Namun demikian, sebelum upaya itu dilakukan, Sultan meminta masyarakat berkomitmen untuk mendukung kelancaran pembangunan.
"Akan kami bantu, tapi saya tidak ingin ada masalah saat perbaikan. Jadi, saya minta dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan masyarakat," kata Sultan kepada wartawan, usai meresmikan Embung Batara Sriten, Selasa (17/3/2015).
Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini mengatakan, sarana prasaran kawasan embung tidak semata-mata perbaikan akses jalan. Sebab, selain kondisi yang rusak, aksesnya juga sempit, sehingga butuh pelebaran untuk kelancaran wisatawan.
"Saya sudah lihat sendiri, jalannya sangat sempit. Untuk perbaikan, mau tidak warga tanahnya dikorbankan untuk perluasan. Jangan sampai saat perbaikan dilaksanakan warga minta ganti rugi. Untuk itu, saya meminta warga berembug untuk meminimalisir masalah," ujarnya.
Lebih jauh dikatakan Sultan, upaya perbaikan bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama perbaikan menggunakan anggaran milik Pemerintah DIY. Namun tidak menutup kemungkinan pembangunannya melibatkan, Corporate Social Responsibility perusahaan di DIY.
"Teknisnya bisa dimusyawarah nanti. Tapi saya berharap keberadaan embung ini dirawat dan benar-benar dimanfaatkan," ujar dia.
Pembangunan Embung Batara Sriten dilaksanakaan bersamaan dengan pembangunan Embung di Gunungpanggung, Tambakromo, Ponjong. Total biaya yang dikeluarkan membangun mebung itu mencapai Rp3 miliar, yang merupakaan dana hibah dari Pemerintah DIY.
“Manfaatnya sangat banyak, mulai dari pertanian hortikultura hingga sektor pariwisata. Saya juga berpesan, embung yang ada jangan sampai ditaruh ikan. Sebab itu bisa mempercepat kerusakan lapisan geo membran,” imbaunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.