Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Ilustrasi jual-beli batu akik (JIBI/Solopos/Dok.)
Demam batu akik ikut mewabah di pasar tradisional.
Harianjogja.com, JOGJA-Untuk pertama kalinya, pameran batu mulia akan digelar di pasar dan tanpa dipungut biaya masuk.
Paguyuban Komunitas Pasar Klithikan Pakuncen (Kompak) menggelar kegiatan tersebut selama delapan hari mulai 24 sampai 31 Mei mulai pukul 09.00 sampai 22.00 WIB.
Joko Kristianto, panitia acara, menyebutkan stan disediakan untuk 60 peserta dan saat ini sudah terdaftar 42 peserta.
"Event ini kami gelar karena memanfaatkan booming batu mulia atau akik," ujarnya, Kamis (21/5).
Selain itu, kata dia, juga untuk mempromosikan Pasar Klithikan Pakuncen sebagai ikon wisata belanja dan tempat berkumpulnya para pecinta, pembeli, serta penjual barang antik dan batu mulia.
Ditambahkannya, jenis batu yang tersedia bervariasi, mulai dari batu olahan sampai batu cincin siap pakai.
"Pengunjung juga bisa melakukan transaksi jual dan gosok batu kepada para peserta," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.