Kuota LPG 3 Kg Turun Jadi 8 Juta Ton, Ini Energi Penggantinya
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Ratusan warga menyambut dengan semarak momen pelepasan balon udara di pelataran Makam Paingan Tengah, Dusun Paingan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo, Jumat (17/7/2015). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S.)
Lebaran 2015 dimaknai warga Pengasih dengan melepas balon udara saat ziarah.
Harianjogja.com, KULONPROGO– Usai salat id ratusan warga Dusun Paingan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih menggelar tradisi lepas balon udara di halaman Makam Paingan Tengah, Jumat (17/7/2015).
Setelah menggelar salat id dan bersalam-salaman, dengan berjalan kaki ratusan warga berbondong-bondong menuju makam leluhur desa yang berjarak sekitar 500 meter. Sampai di pelataran makam, sejumlah warga membawa sebuah balon udara yang terbuat dari plastik.
“Tradisi ini [lepas balon] sudah kami lakukan selama belasan tahun. Awalnya hanya dilakukan untuk menarik minat warga, terutama anak muda untuk berziarah ke makam leluhur,” ujar Kepala Dusun Paingan Maryadi.
Maryadi mengungkapkan, acara lepas balon udara semula mengadopsi tradisi warga masyarakat Magelang, Jawa Tengah. Kini, tradisi lepas balon ini telah menjadi salah satu momen yang dinanti dan menjadi alat pemersatu warga Dusun Paingan saat perayaan Lebaran.
“Balon tersebut dibuat atas inisiatif para pemuda karang taruna di desa setempat. Kurang lebih dibuat selama tiga hari dengan diameter lima meter dan tinggi tujuh meter,” jelas Maryadi.
Ketua RT 09 Dusun Paingan Ngasiyo menambahkan, tradisi tersebut digelar setiap 1 Syawal. Acara yang telah dimulai sejak tahun 1998 itu, diikuti kurang lebih tiga RT di desa tersebut atau dua jamaah masjid yakni Masjid Al Furqon dan Ar Rahman. Pelepasan balon dimaknai sebagai pelepasan hawa nafsu dan menyimbolkan perayaan di hari kemenangan ini.
“Setelah melepas balon, dilanjutkan dengan ziarah ke makam pendiri atau cikal bakal dari desa kami. Selain ke makam Mbah Bedel [leluhur], warga juga ziarah ke makam keluarganya masing-masing,” imbuh Ngasiyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.
Mengusung tajuk Simfoni 1001 Pembatik, THE 1O1 Yogyakarta Tugu menggandeng Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta untuk menyuguhkan pengalaman m
Mobil listrik Pakistan Metro EV punya desain ala Alphard dan Vellfire. Harganya dijanjikan di bawah Rp200 juta dengan jarak tempuh 300 km.
Avengers: Endgame kembali menjadi film terlaris dunia setelah rilis ulang, menggeser Avatar dengan selisih pendapatan yang sangat tipis.
Dishub Kota Jogja memperketat pengawasan parkir selama WJNC 2026. Tarif tetap sesuai Perda, mulai Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.