Tersangka 3 Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Tak Ditahan, Ini Alasannya
Kejagung memastikan Febrie Adriansyah belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri. Berkas perkara masih dipelajari.
HarianJogja/Gigih M. Hanafi Wisatawan mancanegara (wisman) berwisata di kawasan ALun alun Kidul, Jogja, Rabu (8/7). Wisman dari negara Eropa seperti Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Swedia, Denmark, Rusia, Ukraina akan terjadi peningkatan karena mereka liburan musim panas yang puncaknya pada bulan AGustus.
Masangin di Alun-alun Selatan Jogja akan dilombakan
Harianjogja.com, JOGJA-Sekalipun dipastikan melampaui target, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY tetap menggenjot tingkat kunjungan wisatawan ke DIY malalui berbagai kegiatan.
Salah satunya, Festival Wisata Budaya Alun-Alun Selatan Jogja 2015 yang ditargetkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sebesar 5%.
Kepala Dispar DIY Aris Riyanta mengatakan target kenaikan kunjungan wisatawan 5% memang tidak signifikan jika dibandingkan dengan total kunjungan wisatawan sepanjang tahun. Kendati demikian, kegiatan ini dapat menjadi daya tarik wisata di DIY, terlebih keberadaan Alun-Alun Selatan sebagai kawasan wisata budaya sekaligus heritage yang menyatu dengan Kraton Jogja.
Ia menguraikan, pada semester pertama tahun ini jumlah kunjungan wisatawan nusantara meningkat 10% ketimbang periode yang sama 2014, yakni dari 2,4 juta menjadi 2,6 juta orang. Sementara, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara meningkat 5%, yakni dari 180.000 menjadi 190.000 orang.
Aris mengatakan, target wisatawan nusantara pada tahun ini 2,85 juta orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 270.000 orang.
Tahun lalu, paparnya, tingkat kunjungan wisatawan nusantara ke DIY ditargetkan 2,7 juta orang, namun ternyata yang berkunjung mencapai 3,4 juta orang. Sedangkan target wisatawan mancanegara 267.000 orang dan yang berkunjung mencapai 340.000 orang.
“Kami optimistis target kunjungan wisatawan akan tercapai bahkan lebih, dan kegiatan ini dapat semakin mendongkrak kunjungan, terlebih digelar pada akhir pekan,” ujarnya dalam jumpa pers di Dispar DIY, Rabu (29/7).
Ditambahkannya, kunjungan wisatawan selama musim libur Lebaran belum selesai dikalkulasi karena masih ada kabupaten yang belum mengumpulkan data secara lengkap. Kemungkinan, kata Aris, awal Agustus sudah dapat dipublikasikan.
Kasubag Program dan Informasi Dispar DIY Setyawan menuturkan Festival Wisata Budaya Alun-Alun Selatan Jogja 2015 akan diselenggarakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu (31/7-1/8) mulai pukul 14.00 sampai dengan 23.00 WIB di kawasan Alun-Alun Selatan Jogja.
Dikatakannya, kegiatan ini akan dibuka oleh Penghageng Kraton Jogja GBPH Prabukusumo dan Kepala Dispar DIY, serta dihadiri Asisten Departemen Pengembangan Pasar Wisata Kementerian Pariwisata RI, jajaran eksekutif dan legislatif DIY serta stakeholder pariwisata DIY.
Ia menjabarkan, berbagai kegiatan yang digelar meliputi pentas tari reog dan jatilan, pentas kesenaian daerah, band Danger Estrella, Letto, lomba dan pawai sepeda mobil hias, pergelaran wayang kontemporer, dan sebagainya.
“Lomba masangin atau berjalan dengan mata tertutup melewati beringin kembar terbuka untuk umum,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejagung memastikan Febrie Adriansyah belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri. Berkas perkara masih dipelajari.
KPK membawa Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini ke Jakarta usai OTT. Tujuh orang diperiksa dan KPK memiliki waktu 1x24 jam menentukan status hukum.
Rupiah melemah ke Rp17.948 per dolar AS di tengah penguatan dolar, ketegangan Timur Tengah, dan ekspektasi suku bunga tinggi The Fed.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta menggelar Festival Jamu Nusantara 2026 pada 16–17 Juli 2026 sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-64
HP Rp1 jutaan untuk konten TikTok, Reels, dan Shorts. Simak keunggulan Redmi 13X, Galaxy A07, dan Vivo Y19s Pro.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) meraih penghargaan prestisius dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026.